|
host tujuan dimana host pengirim dan host tujuan tidak berada
dalam satu network.
2.2.9.2 Routing Statik
Routing Statik adalah teknik routing yang dilakukan dengan
memasukkan entr y rute ke network tujuan (remote network) ke
dalam tabel routing secara manual oleh administrator jaringan.
Bila sebuah router memiliki satu remote network maka
administrator jaringan juga harus memasukkan satu entry rute ke
network tersebut. Jika terdap at dua remote network, maka
administrator akan memasukkan entry rute sebanyak dua kali
untuk masing-masing remote network tersebut.
Jika dalam jaringan terjadi perubah an topologi maupun
perubahan IP address maka administrator juga harus secara
manual melakukan p erubahan pada tabel routing.
2.2.9.3 Routing Dinamik
Routing dinamik merupakan teknik routing dimana router
akan memasukkan sendiri entr y-entry rute ke dalam tabel
routingnya. Untuk melakukan itu, router akan saling bertukar
informasi dengan router yang lain tentang jaringan yang
diketahuinya masing-masing.
Jika dua buah router ingin bertukar informasi routing, maka
keduanya harus menggunakan protokol routing yang sama.
Berikut protokol routing yang paling serin g digunakan:
R IP (Routing Information Protocol)
OSPF (Open Shortest Path First)
EIGRP (Enchanced Interior Gateway Routing Protocol)
BGP (Broder Gateway Protocol)
IS-IS (Intermediate System do Intermediate System)
|