|
yang konvergen, dimana layanan PSTN (Public Switched Tele phone
Network), NGN (Next Generation Network) dan jaringan broadband bisa
digabungkan melalui satu perangkat yang sama. (Cahonge,2008:2)
Topologi DSLAM sendiri merupakan stack ing (bertingkat) atau
master slave architec ture yang berarti node slave digunakan sebagai
perpanjangan tanga n dari master. Jika node master tidak cukup maka akan
diguna kan slave untuk menambah kapasitas master. Chassis dan module
sama antara master dan slave. Untuk melakukan stacking, uplink card yang
diutilisasi sebagai module stac k. Serv ices yang ditawa rkan DSLAM bersifat
modular dan menempel pada chassis DSLAM. Digital Subscriber Line
Access Multiplexer memiliki tiga fungsi penting yaitu se bagai berikut:
1. Sebagai sistem akses broadband.
Broadband me ngandung pengertian pita lebar, mengacu pada kapasita
maksimum link jaringan.
2. Sebagai akses gateway dalam NGN (Next Generation Network).
Agus, W.S. dkk (2010) menyebutkan ba hwa NGN (Ne xt Generation
Ne twork) adalah sebuah terobosan di bidang telekomunikasi dengan
pe mikiran untuk bermigrasi dari teknologi jaringan konve nsional yang
be rbasiskan jaringan circuit switched seperti PSTN menuju jaringan
be rbasiskan siste m packet switc hed seperti pada jaringan Internet
Protocol (IP).
3. Sebagai jaringa n akses tradisional PSTN (Public Switched Tele phone
Ne twork).
PSTN merupakan pera ngkat switch yang terdapat pada central office
pe nyedia jasa telepon publik untuk menyalurkan layanan POTS (Plain
Old Telephone Service), yaitu berupa layanan telepon tradisiona l non
da ta yang menggunakan media transmisi kabel tembaga.
2.2.2.1 Prinsip Dasar DSLAM
Atribut uta ma DSLAM merupaka n perpaduan fleksibel dari
layanan broadband dan narrowband da pat diintegrasikan dari sebuah
single platform se perti : (Cahonge,2008)
|