|
dengan kete ntuan besaran ya ng didapat da ri hasil
pengukuran pada parameter QoS be rikut :
a. Latency (response time / RTT) diukur menggunakan
perinta h PING pada command prompt.
b. Packet Loss diukur menggunakan Iperf dengan UDP test.
c. Throughput diukur menggunakan Iperf dengan TCP test.
d. Jitter diukur menggunakan Iperf denga n UDP te st.
Dalam pengoperasiannya, Iperf menggunakan
metode client-serv er. Server terletak pada sisi end user yang
terhubung ke internet dengan ba ntuan Access Point.
Sedangkan Clie nt terle tak pada STO palmerah yang
terhubung langsung dengan switch yang dihubungkan pada
port DSLAM / GPON dengan ba ntuan kabel patch chord.
Tahapan dalam pengukuran ada lah sebagai be rikut:
a. Menggunakan sebuah laptop dan menghubungkannya
pada AP (Access Point), laptop tersebut diasumsikan
sebagai serv er. Hal ini ditujukan untuk mengukur
kualitas layanan downstream pada AP, karena serv er
pada Iperf akan menerima request packet yang a kan
dikirim oleh clie nt, dan menampilkan status dari
komunikasi antara server dengan client.
b. Menggunakan sebuah laptop dan menghubungkannya
pada switch yang tertanam pada DSLAM ataupun OLT,
laptop tersebut diasumsikan sebagai client. Client disini
berfungsi sebagai perlakuan yang diberikan ke pada
server.
c. Memulai proses pe ngukuran. Setelah prose s instalasi
Iperf selesai, maka dapat dilakuka n proses pengukuran.
Proses pengukuran dilakukan dengan menjalankan
command iperf -s pada sisi server dengan tujuan pihak
yang menjalankan perintah tersebut akan berlaku se bagai
server.
|