Home Start Back Next End
  
18 
  
Gambar 2.4 Karakteristik bentuk keramik pada beberapa periode 
D.  Sejarah Keramik di Indonesia
Di 
Indonesia,  keramik  sudah dikenal  sejak  jaman  Neolithikum, diperkirakan 
rentang  waktunya  mulai  dari  2500  SM–1000  SM.  Peninggala n  zama n  ini 
diperkirakan  banya k  dipenga ruhi  oleh  para  imigran  dari  Asia  Tenggara 
berupa   pengetahuan  tentang  kelautan,  perta nian  dan  peternakan.  Alat-alat 
berupa   gerabah  dan  alat  pembuat  pa kaian  kulit  kayu.  Kebutuhan  manusia 
dalam  kehidupan  sehari-hari  sela lu  mengalami  perubahan  sesuai 
perkembanga n zaman. 
Awalnya  manusia 
membuat alat  bantu untuk kebutuhan  hidupnya,  mulai  dari 
me mbuat  kapak  dari  batu.  Seperti  di  Sumatra  ditemukan  pecahan-pecahan 
periuk  bela nga  di  Bukit  Kulit  Kerang.  Meskipun  pecahan  tembikar  tersebut 
kec il dan berkeping-keping namun telah terlihat adanya bukti nyata membuat 
wadah  dari  tanah  liat.  Teknik  pembuatannya  dilakukan  dengan  tangan,  dan 
untuk  memadatkan serta menghaluskan digunakan benda keras seperti papan. 
Cara  menghias  dilakukan  dengan  menekankan  sebuah  kayu  berukir,  atau 
me nekan  tali,  anyaman  bambu,  duri  ikan,  dan  sebagainya,  pada  permukaan 
keramik (mentah) setelah selesai pembentukan. Cara seperti ini paling banyak 
dilakukan  oleh perajin tradisional di  berbagai daerah di pelosok tanah  air. Di 
pantai  selatan  Jawa  tepa tnya  diantara  Yogyakarta  dan  Pacitan  ditemukan 
pecahan tembikar  yang  berhiaskan teraan anyaman ata u  tenuna n  seperti hasil
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter