|
2.1.9 Material
Mewujudkan sebu ah produk interior yang baik tidak lepas dari pemilihan material
yang baik pula. Secara u mum, material yang biasa digunakan untuk furnitur interior dan
aksesorisnya terbagi ke dalam 3 macam, yaitu material alami, material olahan dan
material buatan (Jamaludin.2007:87-99)
a. Material Ala m
Material alami merupakan material yang terdapat di alam, b
sumber maupun cara
mendapatkannya. Material ini terbagi atas:
Kayu
Kayu merupakan material paling awal yang dikenal berku alitas baik untuk
diolah sebagai furrnitur. Kayu dapat dikatakan sebagai material klasik untuk perabot
termasuk kursi. Alasan utamanya dikarenakan ketersediaan bahan kayu di lingkungan.
Selain itu pemilihan bahan kayu tertentu juga karena faktor kekuatan kayu dan
karakteristik serat kayu yang menjadi bagian dari ornamen furnitur.
Pengolah an kayu untuk furnitur biasanya terdiri dari dua bentuk. Bentuk bidang
seperti papan biasan ya untuk panel atau penutup suatu bidang seperti lemari. Sedangkan
bentuk batang atau balok , bulat atau bujur sangkar untuk bagian kaki atau struktur meja
dan kursi. (Jamaludin.2007:88-89). Sementara itu terdapat pula macam treatment kayu
solid yang dilengkungkan (bentwood), seperti dicontohkan oleh pabrik Thonet di
Austria.
Jenis kayu tropis untuk furnitur selain Jati dan Mahoni, juga kayu Ramin dengan
karakter warnanya yang cerah, Sungkai dengan serat kayunya yang lembut, Nyatoh
dengan karakteristik mirip Jati, dan sebagainya (Jamaludin.2007: 89). Ber dasarkan sifat,
kekuatan, keawetan, dan mutunya, jenis kayu dibagi menjadi lima golongan, yaitu:
|