|
23
dapat mempen garuhi desain produk agar bisa sesuai dengan kebudayaan
dalam lingkungan, lalu gaya hidup masyarakat yang sangat mempen garuhi
apakan sebuah desain kemasan akan dapat menonjol atau tidak. Selain dari
hal-hal diatas, Desain kemasan dapat terinfluence dari berbagai faktor
pendukung, seperti pembuatnya, kebudayaan, gaya hidup. Kunci utama untuk
membuat sebuah desain kemasan yang baik adalah kemasan tersebut harus
sederhana, fungsional dan menciptakan respons emosional positif yang secara
tidak langsung berkata Lihatlah saya. Kemasan harus dapat menarik
perhatian secara visual, emosional dan rasional. Sebuah desain kemasan yang
bagus memberikan sebu ah nilai tambah terhadap produk, dan mencerminkan
jati diri produk yang dikemasnya.
Menurut penelitian, dari seluruh kegiatan pen ginderaan manusia, 80 %
adalah penginderaan melalui penglihatan atau kasatmata (visual). Karena
itulah, unsur-unsur grafis dari kemasan antara lain: warna, bentuk, merek,
ilustrasi, huruf dan tata letak merupakan unsur visual yang mempunyai p eran
terbesar d alam proses p enyamp aian pesan secara kasatmata.
2.2.3 Layout
Menurut Surianto Rustan, dalam buku layout dasar dan penerapan,
layout merupakan tata letak elemen - elemen desain terhadap suatu bidang
dalam media tertentu untuk mendukung konsep/pesan yang dibawakannya.
Dalam tujuannya Layout bertujuan untuk membantu kenyamanan
konsumen, dalam menikmati sebuah estetika. Dan menyadarkan mereka
secara cepat akan sebua pesan yang disampaikan, bahwa layout dapat
membantu mereka mengorganisir elemen -elemen desin tersebut.
Layout merupakan struktur dari sebuah estetika desain, setiap layout
|