|
mengindentifikasi trafik berdasarkan IP address tetapi menggunakan mangle untuk
menandai trafik berdasarkan kelompoknya. (Burgess, Dennis M. 2009 : 340-341)
Kelebihan dari PCQ Queue :
Dapat melakukan limitasi bandwidth.
Dapat membagi bandwidth secara merata sesuai jumlah user.
Satu queue dapat mengatur ratusan user atau pengguna.
Proses kerjanya cepat.
Kekurangan dari PCQ Queue :
Membutuhkan konfigurasi yang cukup rumit untuk membagi berdasarkan classifier.
Queue Tree
Queue Tree adalah implementasi dari HTB (Hierarchial Token Bucket). Queue
tree han ya bekerja pada satu arah, jadi diperlukan pembuatan dua queue untuk
mengontrol trafik secara dua arah, satu untuk arah naik dan satu untuk arah turun.
Didalam queue tree, semua queue diproses pada waktu yang bersamaan, jadi queue tree
jauh lebih cepat daripada simple queue. Suatu hal yang dapat dilakukan qu eue tree tetapi
tidak dapat dilakukan pada simple queue adalah double-queuing (penggandaan queue).
Dengan menggunakan itu pada sistem mangle, paket dapat ditandai dan diproses pada
queue tree tanpa perlu menandainya secara dua kali. Selain itu, dapat juga dilakukan
pengaturan multiple-parent queue pada queue tree dengan pengaturan par ent utamanya
berada pada interface mikrotik dan pengaturan dilakukan dengan parent dianggap
sebagai interface saat data akan keluar. Perlu diketahui bahwa saat ada simple queue
yang memiliki trafik yang sama dengan queue tree, simple queue akan mengambil trafik
tersebut sehingga queue tree tidak dapat dijalan kan, dikarenakan simple queue selalu
diproses terlebih dahulu daripada queue tree.
|