|
Peramalan adalah suatu perkiraan tingkat permintaan yang diharapkan untuk
suatu produk atau beberapa produk dalam periode waktu tertentu di masa yang akan
datang. Oleh karena itu, peramalan pada dasarnya merupakan suatu taksiran, tetapi
dengan menggunakan cara-cara tertentu peramalan dapat lebih daripada hanya satu
taksiran. Dapat dikatakan bahwa peramalan adalah suatu taksiran yang ilmiah
meskipun akan terdapat sedikit kesalahan yang disebabkan oleh adanya keterbatasan
kemampuan manusia. Sebelum menjabarkan tentang metode peramalan ini, maka
terlebih dahuludiuraikan tentang definisi dari peramalan itu sendiri.
Menurut Heizer dan Render (2009:136), peramalan adalah seni atau ilmu
untuk memperkirakan kejadian di masa depan dan melibatkan pengambilan data
historis dan memproyeksikannya ke masa mendatang dengan suatu bentuk model
matematis.
Menurut Prasetya dan Lukiastuti ( 2009 :43) Peramalan merupakan suatu
usaha untuk meramalkan keadaan dimasa yang akan datang melalui pengujian
keadaan dimasa lalu.
Menurut Nasution (2006:235), peramalan adalah proses memperkirakan
berapa kebutuhan di masa datang yang meliputi kebutuhan dalam urusan kuantitas,
kualitas, waktu dan lokasi yang dibutuhkan dalam rangka memenuhi permintaan
barang atau jasa.
Menurut Heizer dan Render (2009:163), peramalan dibagi berdasarkan jangka
waktu fungsi dari peramalan tersebut, atau lebih dikenal dengan horizon waktu,
horizon waktu sendiri dibagi menjadi 3 yaitu:
Peramalan jangka pendek
peramalan jangka pendek biasanya digunakan untuk jangka waktu kurang dari 1
tahun. Peramalan ini digunakan dalam functional levels strategy.
Seperti
penjadwalan kerja karyawan, penugasan kerja, dan kegiatan-kegiatan lain dalam
tingkat fungsional.
Peramalan jangka menengah
Peramalan jangka menengah memiliki jangka waktu antara bulanan sampai 3 tahun
dan biasanya digunakan dalam SBU( strategic business unit)
level, seperti
perencanaan strategi pemasaran, perencanaan anggaran operasional.
|