Home Start Back Next End
  
16
d.
Periode akuntansi
e.
Suatu keputusan, tindakan atau evaluasi
Menurut Hansen dan Mowen yang diterjemahkan oleh Dewi Fitrisari
(2006,p47) mengklasifikasikan biaya kedalam dua kategori fungsional utama,
antara lain:
1.
Biaya produksi, merupakan biaya yang berkaitan dengan pembuatan
barang atau penyediaan jasa.
 
 
Biaya produksi dapat diklasifikasikan lebih lanjut sebagai:
a. Biaya bahan langsung, adalah bahan yang dapat di telusuri ke barang
atau jasa yang diproduksi. Biaya bahan langsung ini dapat dibebankan ke
produk karena pengamatan fisik dapat digunakan untuk mengukur
kuantitas yang dikonsumsi oleh setiap produk.
b. Tenaga kerja langsung, adalah tenaga kerja yang dapat ditelusuri pada
barang atau jasa yang sedang diproduksi. Seperi halnya bahan langsung,
pengamatan fisik dapat digunakan dalam mengukur kuantitas karyawan
yang digunakan dalam memproduksi suatu produk dan jasa. Karyawan
yang mengubah bahan baku menjadi produk atau menyediakan jasa
pelanggan diklasifikasikan sebagai tenaga kerja langsung.
c. Overhead, merupakan semua biaya yang tidak termasuk kedalam bahan
langsung dan tenaga kerja langsung. Kategori biaya overhead memuat
berbagai item yang luas. Banyak input yang diperlukan dalam membuat
sebuah produk ataupun jasa. Bahan langsung yang merupakan bagian
yang tidak signifikan dalam proses produksi biasanya dimasukkan
kedalam kategori biaya overhead. Hal ini dibenarkan atas dasar biaya dan
kepraktisan. Biaya lembur tenaga kerja langsung biasanya dibebankan
ke overhead, dengan asumsi bahwa tidak semua operasi produksi tertentu
secara khusus dapat diidentifikasikan sebagai penyebab lembur.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter