|
25
untuk melindungi aset dari suatu organisasi dari semua ancaman, seperti
yang ditunjukkan sebelumnya, fokus utama adalah pada umumnya
ancaman eksternal.
2.1.22.2 Pengertian Security Control
Menurut Satzinger, et al (2012, p.368), Security control is to
protect the assets of an organization from all threats, as indicated
earlier, the primary focus is on external threats,
yang terjemahannya
adalah Kontrol keamanan adalah untuk melindungi aset dari suatu
organisasi dan semua ancaman, seperti yang di tunjukkan sebelumnya,
fokus utamanya adalah pada ancaman eksternal.
2.2 Teori Khusus
2.2.1 Sejarah Perkembangan Koperasi di Indonesia
Koperasi di indonesia dipelopori oleh R.Aria wiriatmadja, seorang
patih di Purwokerto (1896). Beliau mendirikan koperasi simpan pinjam
dengan modal sebagian besar berasal dari dirinya sendiri. Kemudian
Koperasi ini di kembangkan oleh De Wolf Westerrode, asissten residen
wilayah Purwokerto di Banyumas. Ide Koperasi di kembangkan oleh Roedi
Oetomo pada tahun 1908 dan Serikat Islam tahun 1911 untuk memenuhi
kebutuhan rumah tangga dengan cara membuka toko
toko Koperasi.
Koperasi berkembang sangat pesat sehingga menyebabkan kecurigaan
pemerintah Hindia Belanda, oleh karena itu pada tahun 1915 pemerintah
mengeluarkan peraturan yang cenderung menghambat perkembangan
Koperasi, antara lain :
a.
Akte pendirian Koperasi dibuat secara notarill.
b.
Akte pendirian harus dibuat dalam bahasa dalam bahasa Belanda.
c.
Harus mendapat ijin dari Gubernur Jenderal dan
d.
Dikenakan biaya materaqi sebesar 150
Pada masa kedudukan bala tentara Jepang, istilah Koperasi lebih
dikenal dengan istilah kumiai. kumiai berdiri didesa
desa melalui
kebijaksanaan pemerintah jajahan pada waktu itu dengan tujuan melakukan
kegiatan distribusi barang yang jumlahnya semakin hari semakin kurang,
|