|
10
2.1.4 Kegunaan Sistem Informasi Akuntansi
Menurut Rama dan Jones yang diterjemahkan oleh M. Slamet
Wibowo (2008, p.7-8), kegunaan sistem informasi akuntansi ada lima, yaitu:
1.
Membuat laporan eksternal.
Sistem informasi akuntansi untuk menghasilkan laporan-laporan khusus
untuk memenuhi kebutuhan informasi dari para investor, kreditor, dinas
pajak, badan-badan pemerintah, dan yang lain.
2.
Mendukung aktivitas rutin.
Para manajer memerlukan satu sistem informasi akuntansi untuk
menangani aktifitas operasi rutin sepanjang siklus operasi perusahaan
itu.
3.
Mendukung pengambilan keputusan
Informasi juga diperlukan untuk mendukung pengambilan keputusan
yang tidak rutin pada semua tingkat dari suatu organisasi.
4.
Perencanaan dan pengendalian.
Suatu sitem informasi juga diperlukan untuk aktivitas perencanaan dan
pengendalian.
5.
Menerapkan pengendalian internal.
Pengendalian interal (internal control) mencakup kebijakan-kebijakan,
prosedur-prosedur, dan sistem informasi yang digunakan untuk
melindungi aset-aset perusahaan dari kerugian atau korupsi, dan untuk
memelihara keakuratan data keuangan.
2.1.5 Siklus Sistem Informasi Akuntansi
Menurut
Rama dan Jones yang diterjemahkan oleh M. Slamet
Wibowo (2008, p.12), proses bisnis dapat disusun menjadi tiga siklus
transaksi utama yaitu sebagai berikut :
a.
Siklus pemrolehan/pembelian (acquisition/purchasing cycle)
Siklus pemrolehan mengacu pada proses pembelian barang dan jasa.
b.
Siklus konversi (conversion cycle)
Siklus konversi mengacu pada sumber daya yang diperoleh menjadi
barang-barang dan jasa.
c.
Siklus pendapatan (revenue cycle)
|