Home Start Back Next End
  
36
5.
Memeriksa kesesuaian barang dengan pembeli. Bila sesuai, barang
dapat dikirimkan ke pembeli, namun bila tidak sesuai barang dapat di
kembalikan ke gudang.
6.
Mencocokan faktur asli dan rangkap. Jika sesuai maka terima
pembayaran barang dan memeriksa jumlah uang yang di bayarkan.
7.
Membuat bukti penerimaan uang (kwitansi) sesuai dengan jumlah
yang diterima.
8.
Mengirimkan barang kepada pembeli sebagai bentuk pelayanan yang
prima.
2.2.8.3  Penjualan Kredit
Menurut Soemarso S.R (2009, p.160), “Penjelasan Kredit adalah
transaksi antara perusahaan dengan pembeli untuk menyerahkan barang
atau jasa yang berakibat timbulnya piutang, kas aktiva”.
2.2.8.4  Dokumen Sistem Informasi Penjualan
Menurut Mulyadi (2010, p.463),
dokumen-dokumen yang
digunakan dalam Sistem Informasi Akuntansi Penjualan Tunai adalah :
a.
Faktur penjualan tunai, dokumen ini digunakan untuk merekam
berbagai informasi yang diperlukan oleh manajemen mengenai
transaksi penjualan tunai. Faktur penjualan tunai diisi oleh fungsi
penjualan.
b.
Pita register kas, dokumen ini merupakan bukti penerimaan kas yang
dikeluarkan oleh fungsi kas dan merupakan dokumen pendukung
faktur penjualan tunai yang dicatat dalam jurnal penjualan.
c.
Credit card sales slip, bagi perusahaan yang menjual barang atau
jasa, dokumen ini diisi oleh fungsi kasdan berfungsi sebagai alat
untuk menagih uang tunai dari bank yang mengeluarkan kartu kredit,
untuk transaksi penjualan yang telah dilakukan kepada pemegang
kartu kredit.
d.
Bill of lading, dokumen ini merupakan bukti penyerahan barang dari
perusahaan penjualan barang kepada perusahaan angkutan umum.
e.
Faktur penjualan cash on delivery
(COD), dokumen ini digunakan
untuk merekam penjualan cash on delivery (COD).
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter