Home Start Back Next End
  
42
operasi efisien, yang di jalankan oleh dewan direksi atau entitas
personel lain.
2.2.10.2  Tujuan Pengendalian Internal
Menurut Rama dan Jones (2008, p.134-135), tujuan
pengendalian internal mencakup berikut ini:
1.
Efektivitas dan efisiensi operasi
2.
Keandalan pelaporan keuangan
3.
Ketaatan terhadap terhadap hukum dan peraturan yang berlaku
4.
Pengamanan asset (Tujuan ini dimasukkan dalam laporan, meskipun
tidak ditempat dimana ketiga lainnya dicantumkan).
Pengendalian intern dapat melindungi aktiva dari pencurian,
penggelapan, penyalahgunaan, atau penempatan aktiva pada lokasi yang
tidak tepat. Salah satu pelanggaran paling serius terhadap pengendalian
intern adalah penggelapan oleh
karyawan. Penggelapan oleh karyawan
(employee fraud) adalah tindakan disengaja untuk menipu majikan demi
keuntungan pribadi. Penipuan tersebut bisa mengambil
bentuk mulai
dari pelaporan beban yang berlebihan untuk ongkos perjalanan agarmen
dapat penggantian yang lebih besar dari kantor hingga penyelewengan
puluhan juta rupiah melalui tipuan yang rumit.
2.2.10.3  Komponen Sistem Pengendalian Internal
COSO Enterprise Risk Management-Integrated Framework
seperti yang dikutip Romney dan Steinbart (2012, p.208-223)
menguraikan Tujuh komponen pengendalian intern yang dirancang dan
diimplementasikan oleh manajemen untuk memberikan keyakinan
wajar bahwa tujuan pengendalian akan tercapai. Ke 7 komponen
tersebut adalah : 
1.
Internal environment
: budaya perusahaan dapat mempengaruhi
bagaimana organisasi mengidentifikasi, menilai, dan menanggapi
risiko.
2.
Objective Setting
: manajemen akan menentukan apa yang ingin
dicapai oleh perusahaan atau yang biasa disebut dengan corporate
vision atau mission.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter