Home Start Back Next End
  
44
2.2.12  Asset Management
2.2.12.1  Pengertian Asset Management
Menurut Dr. A. Sugiama (2013), Manajemen Aset adalah ilmu
dan seni untuk memandu
pengelolaan kekayaan yang mencakup proses
merencanakan kebutuhan aset, mendapatkan, mengiventarisasi,
melakukan legal audit, menilai, mengoperasikan, memelihara,
membaharukan atau menghapuskan hingga mengalihkan aset secara
efektif dan efisien.
Menurut Nicholas A.J Hastings (2010, p.4),
Manajemen aset
adalah suatu himpunan yang terkait dengan mengidentifikasi aset apa
yang dibutuhkan, mengidentifikasi kebutuhan dana, mengakuisisi aset,
menyediakan logistik dan dukungan sistem pemeliharaan untuk aset,
membuang atau memperbaharui aset sehingga secara efektif dan efisien
dapat memenuhi tujuan yang diinginkan.
2.2.12.2  Siklus Management Asset
Secara umum, manajemen aset baik di perusahaan maupun
negara meliputi
aktivitas inti sebagai berikut: (i) perencanaan
(planning),
(ii) perolehan (acquisition),
(iii) pemanfaatan
(utilization),dan (iv) penghapusan (disposal).
Di dalam suatu
manajemen aset yang baik, menurut buku “Asset Management :
Advancing the State of the Art Into the 21st Century Through Public –
Private Dialogue”
yang diterbitkan oleh Federal Highway
Administration and the American Association of State Highway and
Transportation Officials
tahun 1996, keempat aktivitas tersebut
dilaksanakan dengan berpegang pada tiga pilar utama yaitu (M. Nahdi,
2010) :
1.
Keputusan yang menyangkut manajemen aset harus didasarkan pada
evaluasi atas alternatif –
alternatif yang ada dengan
mempertimbangkan total biaya yang dikeluarkan, manfaat, dan
risiko dari aset tersebut.
2.
Kepemilikan, pengendalian / pengawasan, pertanggung
jawaban,
dan pelaporan suatu aset harus ditata dengan jelas, dikomunikasikan
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter