![]() 35
2.5.2
Perkembangan Suku Bunga
Akibat
yang
ditimbulkan
oleh
gejolak
nilai
tukar
di
antaranya
adalah
ketatnya
likuiditas
rupiah
dan
tingginya
suku
bunga.
Perkembangan
gejolak
nilai
tukar
yang
belum mencapai
titik
stabilnya
menyebabkan
otoritas
moneter
melakukan
pengendalian
untuk menstabilkan nilai tukar pengendalian tersebut diantaranya adalah menyumbat
sumber dana rupiah yang diperkirakan dapat mendorong semakin bergejolaknya nilai
tukar.
Implikasi yang ditimbulkan dari upaya bank sentral mengetatkan sumber dana
rupiah
adalah
tingginya
suku
bunga.
Pada
akhir
Juli
1997
misalnya,
suku
bunga
over
nite
mencapai 31 persen. Selain itu suku bunga deposito terus bergerak naik.
Melonjaknya suku bunga perbankan
merupakan cermin hilangnya kepercayaan nasabah
terhadap
bank
dan
perekonomian
nasional.
Bank
terpaksa
memberikan
bunga
tinggi
karena arus penarikan deposito cukup deras.
80
70
60
50
40
30
20
10
0
06/97 10/97 02/98 06/98 10/98 02/99 06/99 10/99 02/00 06/00 10/00 02/01 06/01 10/01 06/02 10/02
Grafik 2.2
Pergerakan Suku Bunga SBI 1 Bulan
(Periode Juni 1997 - Desember 2002)
Periode
|