|
17
b.
Meminimalkan investasi persediaan dan kerugian.
c.
Menjaga dan memperbaiki kualitas.
d.
Menemukan dan mengembangkan keinginan supplier.
e.
Menstandarisasi di mana kemungkinan barang dibeli.
f.
Pembelian barang yang diperlukan dan pelayanan pada tingkat total biaya
terendah.
g.
Mengembangkan posisi organisasi ynag kompetitif.
h.
Mencapai keharmonisan,
hubungan kerja yang produktif dengan area
fungsional lainnya dalam organisasi.
i.
Menyempurnakan
sasaran
pembelian
pada
kemungkinana
tingkat
biaya
administrasi terendah.
2.1.3.11
Reverse Logistics
Penanganan
barang-barang retur,
baik
berupa
salvage
dan
scrap
disposal,
merupakan
bagian
dari
proses
yang
berkaitan
erat
dengan
reverse
logistics,
dan
juga
merupakan komponen supply
chain
management
yang
memerlukan
perhatian
lebih.
Apalagi
pelanggan
menuntut
kebijaksaan
retur
yang
lebih
fleksibel
yang
lebih
berhubungan dengqan
proses
daur
ulang
dan
lingkungan
hidup.
Barang-barang
diretur
disa
diakibatkan
karena
kerusakan
produk, kadaluarsa, kesalahan pengiriman, dan alasan lainnya.
|