|
35
3.
Analisis
Fase ketiga
dari
SDLC
arla!-aana-.lisis- penY ...asalahan yang d.-i-hadap-i
serta- mem.:ari
solusi
altematif
sistem
untuk
memecabkan
permasalahan tersebut
Hasil
dari
fase
atJ.alis-is
adalah seb-uah- petlj-das-a.n,
hukan
peamcanga.?l
ri-nci:, mengeaai
solusi
alternatifyang
dis.atan.kan.
4.
Pemn A)gika
Pemnca\"jgan-
1ogika
ti.dak:
terikat
pada
-jen-fs
penmgb-t
keras-
mw-pun
pemngkat
hmak
tertentu.
Perancangan
logika
menentukan
sistem
d.apat
berfungsi
sesJ..lai
deng<m mjuan.
5. Perancangatli Fisik
!'ada
fuse ini
pe-- logika
dia&ah menjadi
peram:angm l'i&ik Sebagai contoh
perancam.gan diagram
diuba.h menjadi. perancangan
sistcm
yang
sapat
dikonversi
menjad:i benmk
perinlah
dalom
bahasa
pemf{)gmman.
llalwa
pemrogramltll,
DBMS,
plaiform peram.gka.t keras, sistem operasi yang akan digllnakan ditentukan
pada
fus-e-perancang.;tn fi-sik ini
6. Irnqplementasll
Fase-
implemtetlt!LSi meid-puri coding-,
pengujiao.
Pada
saat
coding,
progmm
yang
mend.v.kung
sistem
dikembangkan.
Tahap
pengujian
dilakukan untuk
menemukan
dan
mer.tgereksi
kessJahan
pada-
sistem- ydfig telah di-keml1ru1gkan.
7.
Pemelihanmn
.!'ada
fuse
terakhi' dari
SDLC,
pemelihaman dan perbaikan
secam
berskala
dila1mka.n tcrhadap-s-is'telll: bam
ternebut
|