|
14
memadai,
dan (3)
kumpulan
dokumen
yang
menggambarkan
operasi
dan
penggunaan
program..
2"2.2.
Pengertian Rekayasa Piranti Lunak
Menumt
Pressman
(2001,
p20),
rekayasa
piranti Iunak
adalah
pembuatan
dan
penggt:m.aan
prinsip-prinsip
keahlian
tehnik
untuk
mendapatkan
piranti
lunak
yang ekonomiyang
handal
dan
bekerja
secara
e:fisien pada
rne:Sin
nyata.
2.2.3. Proses Rebyasa
Pirnnti Lunak
Proses
Rekayasa Piranti
Lun:ak
secara
linear
menurut
Pressman
(2001,
pp28-29)
biasanya
disebut
dengan
model
wateifall, model
linear
ini
mengusu!kan. sebuah
pendekatan
yang sistematis
dan
sdmensial
terhadap
pengembangan piranti lunak
'Iahapan proses ini
adalah sebagai berik:ut;
l
Rckayasa dan penyusunan
si:.ien-Jinfonnasi
Tahap ini
dimulai
dengan
menyusun
kebutuhan
(requirement)
untuk
seluruh
elemen
sistem
dan
kemudian
mengatokasik:an
bebernpa
subset
dari
kehutuhan
tersebut
pada
piranti
h.mak
(software). Proses
ini
sangat
pent.lmg ketika
s
,ftware harus berinteraksi dengan elemen yang
lairt.nya
seperti, hardware, manusia, dan
database.
2.
A."'lalisis kebutuhan
piranti
lunak:
Proses
pengumpulan
kebutuhan
pa£1a tahap lni
iebih
dlintesifkan
dan
difokuskan
pada
software. Pengembang
software
hams
paham
mengenai
fungsi
yang
dibutuhkan,
perilaku.
dayaguna
dan
tampilan
layar dari software yang akan dikembangkan.
3
Dcsain
|