|
35
Broadcast mufti-t.Jccess:
Elhcrnc+....,
token
ring,l
DHI
®
Poin.t-in-poirrt netvmrk:: PP'P, HDLC
Iii'
Non
hmadcast
multi-access: frame-relay, x25
Akibatnya_ daJam
broadcast
multi-access dan
non
br(k?.dcast mubi-ac:cess
aka-n
memer1ukan
n*(n-l)/2
adjancencies.
Sebagai
solusinya
dipilihlah
DR
(Designated
Route) dnn
RDR
(RackHp
!Je.tignated
Route).
Yang
dimaksud
dcngan
DR
adalah
router
yarcg mcn_(adl
kctuE
(juru
bicara)
bag,i
muter-router
yang
fain.
Jadi
scti.ap
ada
update,
router-router
yang
-non
DR
akan
mcngfrim
updatenya
ke
DR
kemud'ian router
yang bertindak ebagai DR akan meneruskan
update-upda!.e tersebut
kepada router
yang
lairmya. Sedangkan
penm
dari BDR
adatah
sebagai
pengganti
apabHa DR
down,
maka BDR
akan rnenjadi
HR
Cara.
pemiiihan
DR
dan BDR
dttak-ukan dengt:.n car.a n;enggunak.an ip
address
multicast
224.0.0.6. Router
yang
terpilih
sebagai DR
adalah router
dengan
priority
terbesar. Secara de;fau}t priority-nya adalah
1.
f\uabi.!a prioriiy-nya
sama
maka DR
akan
dipilib !Jcrdas!t.rkan router
id yang
terbe:.ar. Router id dipemleh
darl
lY
addJ'ess
y
mg
paling
besa.r
dari
interjace
yang
aktif pada
saat
muting
protocol ospf
dinyalakan.
Pada S<tat ru·uiing
protocol ospf
pertaxrt.<t
ka11
cLijBfankan,
maka ak.1n
dihkukan
fni!iai.jluotHng.
Yang
dima.icStJ.d
denganpOfi"ld"ing adalah
scbuah
proses
pengmm.mn
infor:nasi-intbrmasi ke
semua port yang ada.
OSPF
dalam
|