|
Tujuan
dari
tahap
ini adalah
untuk
mendapatkan
bulcti-bulcti
mengenai
I. Pengamata
tentative
audit
objective
dengan
me!akukan
pengetesan
terhadap
transaksi
-
transaksi pemsahaan yang berkaitan dengan sistem pengendalian manajemen.
3. Detail Examination (Pengujian Terinci)
Dalam
tahap
ini,
auditor
hams
mengumpulkan bukti-bukti
yang
cukup,
kompeten,
material
dan
relevan
untuk
dapat
menentukan
tindakan
apa
saja
yang
dilakukan
manajemen dan
pegawai
pemsahaan
yang
mempakan
penyimpangan-penyimpangan
terhadap
kriteria dalam
firm
audit
abjective, dan
bagaimana
efek
dari
penyimpangan
tersebut
dan
besar
kecilnya
efek
tersebut
yang menimbulkan kemgian pemsahaan.
4. Report Development (Pengembangan Laporan)
Tahap
laporan
merupal<an penyusunan
hasil
pemeriksaan,
termasuk
rekomendasinya. Temuan audit hams
dilengkapi dengan kesimpulan dan saran,
serta hams direview oleh audit manager.
2.7. Telmik-Telmik Audit Operasional
Dalam
melaku.kan operasional audit
ada beberapa teknik-teknik pengujian
yang mesti
lcita lakukan, yaitu :
|