|
adalah
bahwa laporan
tersebut
akan digunakan oleh
berbagai pihak
untuk tujuan
bukan
kepada
pihak
diluar perusahaan. Pihak
manajemen merupakan pihak yang
yang berbeda-beda.
2.
Operational Audit (Pemeriksaan Operasimmal)
Audit operasional
merupakan
penelaahan
atas
bagaimana
pelaksanaan
dari
prosedur
dan metode
operasi
suatu
organisasi
untuk
menilai
efisiensi
dan
efektifitasnya. Efisiensi
dan
efektifitas
operasi
suatu
organisasi
jauh
lebih
sulit
pengevaluasiannya
secara
obyelctif
dibandingkan
penerapan
dan
penyajian
laporan
keuangan
sesuai
dengan
prinsip
akuntansi
yang berlaku
umum.
Kriteria
yang
digunakan
untuk evaluasi
informasi
terukur
dalam
audit
operasional
cendernng
subyektif. Pada
prakteknya,
auditor
operasional
cendernng
memberikan
saran
perbaikan
prestasi
keija
dibandingkan
melaporkan
keberhasilan
kelja
yang
sekarang. Dalam
hal
ini,
audit
operasional
lebih
merupakan
konsultasi
manajemen
daripada audit.
3.
Compliance Audit (Pemeriksaan
Ketaatan)
Tujuan
dari
complia-ace audit
adalah
untuk
menentukan
apakah
kegiatan
yang
dilal(sanakan sesuai
dengan
prosedur
atau
peraturan
perusahaan.
Hasil
dari
pemeriksaan ketaatan biasanya dilaporkan kepada seorang didalam organisasi dan
|