|
Woelfel
yangditerjemahkan
oleh Limin,
S.
(1995)
menyatakan,
"Aktiva
(assets)
mempakan
kcmungkinan
perolehan
keuntungan ekonomis
dimasa
depan
yang
dicapai
atau
di.kendaJika..Tl
ulch
pe_msahaan
te:rtcntu,
sehagai
hasil
dari
transaksi
atau
peristiwa di
ma<;a lalu '(h.l0}.
Mmnavvir (1995)
mcmbagi
aktiva
mcn_jadi_ 2, yaitu:
a).
Aktiva
lancar
Mcnurut
Munawir,
''Aktiva. 1am
ar
aJ.alah
uang
kas
dan
aktiva
lainya
yang
J.apat
dihampkan
untuk.
dlicairkan
atau
ditukarkan
menjadi
uang
tunai,
dijual
atau
dikonsumer dalam pcriode
berikutnya (paling
lama
satu
lahun
atau
dalam
pcrputaran kegiatan
perusalman yang
normal)"(h.14).
Menurut PSAK
No.I
(2002),
"Suaru
alctiva
d.iklasilikasikan
sebagai
aktiva
Jancar, jika
aktiva tersebut:
(a)
diperkirakan
akan
direalisasi
atau
dimiliki
nntuk
dijual
atau
digunakan
dalam
jangka wald.ll siklus normal perusahaan; atau
(b)
d.in:riliTci
nnruk
diperdaganglmrn atau
unllli<..
tujuan jangka
pemlek
dan
diharapk.:Tn
akan
di:realisasi dalam
jangka
wak.tu
12
bulan dari
tanggaA
neraca; atau
(c) berupa kas
atau setJ.ra
kas yang pcnggunrumya tidak
dibatasi"(b.1 .1 0).
A
ktiva lancar nmumnya tersusun sebagai. berilrut:
kas
atau uang
tunai (cash)
surat-surat berharga (tl".a:rlr.etable securities)
wesel tagih (notes receivable)
piL<iang
usftha
(account receivable)
pcrsediaan barang dagang (merchandise inventory)
|