|
1.
Aktivitas Operasi
Jumlah arus
kas
yang bfJrasal
dari
operasi
merupalr.an
indikator yang menentuk
apakah
dnrioperasinya,
perusahaan dapat
menghasilkan arus
kas yang cukup
untuk
melunasi
pinjaman,
memeHurra
kemampuan
operasi
perusahan,
membayar
dividen
dan
melakuk:m investasi
baru
tanpa mcngandalkan pada
sumber pendanaan
dari
luar.
Ams
kas
dmi
aktivitas
operasi
terutama
diperoleh
dari
aktivitas
penghasil
utama
pendapatan perusahaan.
Arus kas
dari aktivitas
operasi
antara
lain
dapat
berupa
arus
kas
dari
transaksi
penjualan,
pembayanm
ke
pemasok,
karyawan,
bunga,
beban
operasional
laiJIDya
dan
pajak
penghasilan.
Menumt para ahli seperti Niswonger,
Warren et
al.,
beserta
Skousen et
al.
pencatatan arus
kas
dari
kegiatan operasi ada
dua
macam yaitu :
a.
Met0de langsung (Direct Method)
Yaitu dengan cara
melaporkan smnber kas
operasi
dan
penggunaan
kas
operasi.
Keur.ggulan
utama
dari
metode
langsung
adalah
bab.wa
metode
ini
melaporkan
sumber dan
penggunaan kas dalam
laporan utamanya
b.
Metode tidak
langsung (Indirect
Metlwd)
Yaitu
dengan
cara
melapork:m
arus kas
operasi
yang
dimulai
dengan
laba
bersib
kemudian disesuaikan
dexcgan
pendapatan
ser'ia
beban
yang
tidalc
melibatkan
penerimaan
atau pemtayaran
kas.
Keunggulan
uta.ma
dari
metode
tidak
!ang3ung adalah
bahwa
metode
ini
memusatkan
pada
perbedaan
antara
laba ber3ih dan arus kas dari
aktivitas
operasi.
|