|
Menumt
Block
dan
Hirt
(2002)
"Fbwncial
ratio
are
used
to
weight
and
evaluate
the
operating
performance
of
the
firm" (p.55). Sedangkan
Harahap
(2002)
menyatakan,
"Rasio
kewngan
adalah
angka yang
diperoleh
da.ri
hasil
perbandingan
dari
satn
pos
laporan
keuanga.n
dengau
pos
lainnya
yang
mempuny8;
hubungan
yang
relevan
dan
signifikan (berarti)" (h.297).
Mcngac4
par:a
pendapat
West0n
dan
Brigham
(1999)
serta
Agnes
Saw1r
(2001),
analisis rasio
secara garis bes::rr
dibagi
lima
yaitu:
U.7.1
Rasio Likuiditas
Rasio
likuiditas
ad'l.l.ah rasio
yang
memperlihatkan
hubungan
kas
perusahaan
dan
aktiva lancar lainnya terhadap kewajiban lancamya.
Rasio likuiditas terdiri dari
:
a.
Rasio
Lancar (Current
Ratio)
Rasio
lanc:rr
adalah a.ngka rasio yang
diperoleh
dengan
jala."l
membagi
aktiva lancar dengan kcwajibanlancar.
Rmnus:
Current
Ratio
= Aktiva lancar
Kewaji(la.n
Lancar
Rasio
ini
menunjukkan
sampal
sejauh
mana
tagihan-tagihan
jangka
pendek
dari
para
kreditor
dapat
dipenuhi
dengan
.al,tiva
yang
diharapkan
akan
dikonversi
menjadi
uang
tunai
dalarn
wal(tu
df!kat.
Rasio
lancar
yang
rendah
biasanya
dianggap
menunjukkan
terjadinya
masalah
likuidi.tas.
Sebaliknya
suatu
perusahaan yang rasio
lancarnya terlalu
tinggi juga kurang
bagus,
karena
menunjukkan
banyaknya
dana menganggur yang
pada
akhitnya
dapat
mengurangi
kemampu!h>laba perusahaan.
|