Home Start Back Next End
  
elit-sateli1nya, meteor,
komet, asteroid.
Ditambah
Matahari,
maka
jadilah satu
luarga yang dikenal sebagai tata
surya.
mudian  adanya 
keluarga 
besar 
bintang-bintang
termasuk
Matahari  di
lamnya  yang
melahirkan
pengetahuan
tentang 
galaksi
tempat 
tinggal
kita,
itu 
galaksi
Bimasakti.
Pada
akhirnya
dengan
fasilitas
teleskop
yang
semakin
nggih,
manusia
dapat
mengetahui
adanya
ga!aksi-galaksi
lain
yang
mengisi
m
semesta.
Masalah
yang
sangat 
penting
dalam 
hal  
ini 
adalah
teljadinya
mpak
positif
terhadap
pengetahuan atau
perkembangan nalar
manusia
setelah
nemukan  
sesuatu  
yang  
sebelumnya  
tidak  
terlihat  
rnata.  
Bagaimana
mandang dirinya
di
alam
semesta yang
konon
tidak
terbatas ini.
Dalam
kasus
atas,
Planetarium
Jakarta
pun
tidak
ketinggalan.
Dengan
adanya
3
teleskop
pat    dilakukan 
pengamatan, 
baik 
untuk 
penelitian 
maupun 
untuk
sekedar
ngintip langit bagi para pengunjung.
dwal
peneropongan 
umum 
biasanya 
disusun  
bersarnaan 
dengan 
jadwal
rtunjukan malam hari
dan tentu
saja dengan
mempertimbangkan kondisi
cuaca
ealnya
cerab,
tak
berawan).
Setiap
bulan
diadakan
2
kali
(2
hari
berturutan)
n
tidak
dipungut
biaya
apapUIL 
Jadi,
dalam
1
tahun
planetarium
mengadakan
giatan 
ini   
sebanyak 
36  
kali 
pada   bulan-bulan 
tertentu  
apabila 
cuaca
emungkinkan.
Namun,
tidak
menutup
kemungkinan
planetarium
mengadakan
giatan
ini 
di
luar
jadwal
yang
telah
ada
-
semisal
ada
peristiwa
astronomis
ng    
menarik 
seperti 
gerhana 
Matahari/Bulan,
penampakan
komet, 
dan
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter