|
5
enda-benda
langit,
gerhana,
tata
sury
galaksi,
dan
sebagainya.
Menurut
endapat
presiden
berdirinya planetarium
merupakan
sebuahjawaban
yang tepat
ntuk memenuhi harapan tersebut.
erkat
sumbangan
dana
Gabungan
Koperasi
Batik
Indonesia
(GKBI)
dan
mbaga
pemerintah,
Planetarium
dibangun
di
tempat
bekas
Kebun
Binatang
aman
Raden
Saleh
(Cikini
-
Jakarta
Pusat,
yang
kini
di
lokasi
Taman
Ismail
arzuki
-
TIM).
Peralatan
berupa
proyektor
dengan
segala
kelengkapannya
rmasuk
teleskop
(teropong
bintang)
guna
pembangunan
observatorium,
dibeli
ari
perusahaan
optik
Carl
Zeiss
-
Jena
(Jerman)
dengan
dana
yang
dihimpun
leh pemerintah. Sedangkan arsitekturnya adalah karya
putra Indonesia.
aat
pemancangan
batu
pertama
(9
September
1964),
Bung
Karno
di
akhir
idatonya
mengatakan bahwa
lapangan
politik
kita
kejar,
lapangan
ilmu
engetahuan
kita
kejar,
agar
supaya
kita
benar-benar
dalam
waktu
yang
singkat
isa
bernama
bangsa
Indonesia
yang
besar.
Presiden
juga
mengatakan
bahwa
lanetarium Jakarta adalah sebuah
hadiah
untuk rakyat Jakarta.
Dalam
ambutannya (17
Agustus
1965), Santoso Nitisastro
dari
Observatorium Bosscha
embang
pun
mengatakan
bahwa
semoga
Planetarium
Jakarta
ini
dapat
erupakan
alat
yang
ampuh
bagi
revolusi
rakyat
Indonesia
dalam
perjuangannya
engemban amanat penderitaan rakyatnya.
ayang
pembangunannya
terhenti
saat
pecah
peristiwa
G30SIPKI,
tetapi
akhir
967 dilanjutkan
lagi dan
selesai20
November
1968. Pengelolaannya diserahkan
epada
Gubernur
Jakarta
yang
saat itu dijabat
oleh
Bang
Ali
Sadikin.
|