![]() 21
memerlukan
informasi
keruangan
seperti
misalnya
distribusi
perumahan,
daerah
industri, daerah
perdagangan, sarana transportasi dan fasilitas
urnurn, dan sebagainya.
Peta
pada
hakekatnya adalah
sebuah
alat
peraga,
yakni
alat
peraga
untuk
menyampaikan suatu
ide.
Ide
tersebut
dapat
berupa
gambaran
tentang
tinggi-rendah
suatu
daerah (topografi),
dapat
berupa penyebaran
penduduk:, curah
hujan,
jaringan
jalan,
letak
geografis pasar,
letak
strategis
tempat
usaha
dan
semua
hal
lain
yang
berhubungan
dengen
kedudukannya
dalam
ruang. Karena peta
merupakan
alat
peraga,
maka
melalui
peta ·· kita
akan
dengan
mudah
mengetahui
datalfakta yang
berkaitan
dengan
keruangan. Oleh karena
itu
penampilan sebuah
peta
harus
dilengkapi
dengan
adanya
keterangan atau
legenda,
skala,
judul,
indeks
peta
(mentllliukkan
bagian
dunia
mana) pada peta tersebut.
Sesuai
dengan
hakekat
peta,
yakni
alat
peraga
untuk
menyampaikan
ide,
maka
jenis
peta
ditentukan
berdasarkan
tujuan
pembuatan
peta
itu
sendiri.
Misalnya
ingin
memperlihatkan kondisi
jalan
eli
suatu
daerah
maka
dibuatlah
jenis
peta
jaringan
jalan
dan
diberi
nama
«Peta
Jaringan Jalan". Akhimya akan
banyak terdapat
jenis
peta
sesuai
dengan
tujuan pembuatan seperti :
Peta Topograf1, Peta Penyebaran Penduduk:,
Peta
Jenis Tanah, Peta Geografis Kehutanan dan lain sebagainya.
Dapatlah
ditunjukkan
bahwa
informasi
yang
diperoleh
dari
bumi
(real
world)
tersebut,
diambiL
diolah,
dan
akhirnya
dihasilkan
informasi
yang
berguna
bagi para
pengguna (misalnya:
perencana,
penentu
kebijakan,
atau
pengambil
keputusan)
untuk
mengolah bumi
tersebut.
Gambar
2.
5.
Menunjukkan
proses
perencanaan,
yaitu
proses
informasi yang dimulai dan berakhir pada bumi
(real world)
|