![]() 44
mengirimkan
data
secara a.-nan
(s:!cure
data)
kepada
nemilik kunci.
Pemilik
kunci cukup
mengumumkaJl
public
key
miliknya kepada publik, dan
hanya
pemilik
kunci
yang
dapat
membaca
pesa71
ya.rtg
dikirimkan
kepada1£ya dengan
private key 111ilikuya.
Masalah
yang dihadapi
enkripsi pubhc key
adalah
dalam
hal distribusi
kuncinya. DcJa.'D
hal
ini
ada
dua
aspek
penggunaa.c enkripsi
ini,
yaitu
'. Pendistribusian kul'.ci
umum.
L Penggur:aan enkripsi 1ni
untuk mendistf.bus1kan ,\·ecret key.
Dalam mendistribusikan kunci
emum
terciapat
beberapa
teknik
yaitu:
I.
Pengumuman secara
um:.Jm
ke masy-arakat (])uhlic
Amunmcemenl)
Semua
?artisipar:
darat
mengirimkan kunci
umumnya
ke
Gasyaraka!
luas.
Dalam
pela.\sanaannya,
tekmk
rm mudah
tetap1
memiliki
kelemahan ka;_-ena
siapa
saja
dapat
meinalsukan
kunci
umum
tersebut ur.tuk kepentingarmya.
2.
DireJ,."tori
umum
(Pubiic!y Available lJ1-rectory)
Dalam
teknik ini,
terdapat sebuan
direktori kunci
umum
yang
cinamis dan
terbuka secara
urrEim
d'mar:a partisiparrnya
memi!ik1
otoritas
penuh
dalam
nengubzh
kuncinya
dan rr,engakses
direki:orinyxa.
Pcme!lharaan
d2.n
distribusi
direktori
mnurn
1ne:
jadi
tanggung
jav.rab
crganisasyang
dipercaya
3.
Otoritas kunci
u:num
(Pub/ic key
)uthority)
|