Home Start Back Next End
  
46
menambahkan
r:ilai
PC
secam
berurutan
ketika
sebuah
instralcsi
di
ambil.
Tetapi
bisa
saja
pertamba.!Jan
nilai
PC
tidak
berurutan,
ketika
ditemui
instruksi-instruksi
seperti
:
percabangan,
calls,
return,
operasi
persyaratan,
irrterupt, dsb. 
Untuk
instmksi
call
dan
intempt,
nilai PC sebelumnya disimpan
ke dalam stack yang ditunjuk
oieh
pointer stack
(SP).  Ketika eksekusi
dari
fungsi
atau
prosedur se!esai
maka
nilai
PC
sebe!umnya
yang
disimpan di da!a;n stack di kemba!ikan dengan menggunakan
instruksi return.
2.17.6     
Operasi
pipeline
Sebua.l1 
instruksi  pipeline
terdiri
dari
operasi-operasi 
yang
berumilln 
yar.g
akan  dijalankan   ketika  sebuah 
instruksi  di
eksekusi. 
Pipeline 
pada  TMS320C542
memiliki
6
level:
prefetch,
fetch,
decode,
access,
read
dan
exeeute.
Pada
setiap
level,
operasi
teJjadi 
secara 
individual
(independent).
Karena 
instruksi-instTuksi ini
independent, satu dari
enam instruksi dapat diaktifkan kapan
saja
pada setiap
siklus
yang
diberikan.
2.17.7     
On-Chip Pedpllerals
2.17.7.1  
Pin
IJO serba
gml!!
TMS320C542 memiliki
dua
buah
pin
I/0 
serba
guna
yaitu
:
BIO
dan
XF.
BIO adalah
pin input
yang dapat digunakan untu..k
memonitor
status dari
peralatan Juar
{external-device). XF
adalah pin pengontrol keiuaran dari software.
2.17.7.2  
Software-Pwgram.mable Wait-State Genemtor
Denga.!l software-programmable  
wait-state
generator
memungkinkan 
untuk
membuat
siklus
d.ari
eksternal  bus
(external  bus
cycle)
menjadi 
tujuh
sik!us
roesin
'
(machine cycle)
untuk berhubungan dengan memori dan
I/0
yang tidak terlalu cepat.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter