![]() 16
hasibya
kembali kepada client tersebut. Secara umum,
model client-server
ini
memiliki client
yang
Jebih
besar
jumlahnya
cEbandingkan
dengan
server.
Di
dalam
btemet,
server
dikenal dengan
sebuta.'l web
server.
Sedangkan
c!ient
dikenal
sebagai
web browsei.
Ketika kita
mengun;ungr Sill!tu halamac'l web
statis
melalui
web
browser,
l&.J.gkah-langkah
yang dilak.I.L\an adalah sebagai berikut :
1.
Client
(web browser)
:r:1enent.ukan
lokasi web
ser,er berdasarkan bag:ian
pertama
2.
Client
lalu mengirirr41.can
pennintaan
hala:a:an
\veb statis ya.tg
diinginkan
berdasarkan bagiac'l kedua dari l.JRL (Cth :
3.
lVeb server mengi!imkan
halaman
web yang d.iinginkan
kepada client
dalam
4. Client
r:J.enerima
HTlvfL
:yang dikirimkan oleh
web
server dan
menampilk:an.7'1ye.
untuk
user.
R.ecuested \Veb page
I
l
Server
L.
Gambar 2.2
Internksi client-server untuk hahu-nan web statis
Dalac111
siklus
pmses
iri,
web sen,er bertindak
pasif
dan har:ya
menunggu
perrrJntaan
dari
client
berupa
halaman \Veb
statisapabila ser;er
te]at'1 mengirimka.1
|