![]() .
1
BltB2
LANDASAN
'fEORI
Penge:-tiaa
sisten:
sangat
Iuas-,
bznyak
pendapat para
yang
sal1ng
1nen'.11ijang satti
sarn_a
Lain. Berikut
ini ad?Jah bebexapa
deflnisi dari
s1stem
:
Sistern
ada1ah
selcelon1pok
uns-ur
yang
erat
berhubungan
satu
aengan
yang
lain_nya,
yang berfungsi bersatna-scuna
untuk
rnencapai
suatu
tujuan te;tentu.
lvfenurut
Bodnar dan
l"1opvvood
(2000p l)
Sistem
adalal1
ku:
:npulan
suruber
daya
yang
berhubungan
untuk
mencapru
tujuan
tertentu.
m
,"''
Menurut
Lucas (1993,
p5)
Siste1n
adalah
suaill
Pin1punan
kornponen
atau
"tariabel
yang
terorganisasi,
saling berintera.ksi,
s:aling bergantung satu
sa1112.
lain dan
terpadu.
Dmi definisi-defizlisi d.iatas
dapat
diiambil
kesimpulan
bahwa sis.tem
adalah
kun1pulan ! gaburtgan dari s:.nnber
daya
yang
sallil_g bern oungan oengan
suatu
tuju&J.
tertentu.
Sistem yang
baik
adalah
sistem
yang
dapat 1nengf-. _asilk:an
lnfonnasi
yang a
,
apat 11.1_em:.:.;antu lTillTia
-
Jeinen u3
.a.:.an:.;_ penga>'1I
tn
·r
an keputusan.
.
2.2
Infommsi
Infom:asi
menJ.palcan
salah
satu
faktor yang
mendukung
be.rkeraba11gnya
suatu
perusahaan. Oieh
sebab
itu
penyediaan
infom'lasi yang
cepat
dan tepat sangat
6
|
![]() 7
diharapkarL
adalah dcta. yang
teiah dioiah
seOuah
yat1g berarti
bagi
pene7in1a!lya
bermanfaat
dairun
kepu:tusm1 saat xnt
ate.u
mendatang.
adalah data
dan
nilai.nya sen1akin
adatah
sest:att;
yar g
nyata
atau
setengah
nyata
yang
dapat
Vari
diatas dapat
kesimp:.Uan
bahwa informasi
be:rnHai
lebih
ber:manfaat bagi
yenggunany-aterutatr.2.
dalam
mengan1b:l keputusan.
Ags.:r
ada 4
yang tWJ.--us
"'
Informasi harus akurat
infor:masi ha:rus bebas
kesalahan da:1
tnemiEki rr_,
aksud
yang
atas
inforn1a'syaag
diterima
ja1:_g2n
yang
atau i'lflJm;asi tersebut dite:i1m.a
|
![]() 8
relevarr
inform&
si
tersebut
rmomilild
mar£aat
bagi
pemakai. tfilEi
infonnasi
ciapat
diteniukan
o!eh
2
hai,
biaya
rneadapatkannya.
Se.c.:tu irSonr.._asi di¥J:rtakan bemiiai bila
n1anfaatnya
lebih
efek:tif
bila
r1
1\
ernini:nk&t
ketidakpastia._I
Infonnasi harus
mero.ini1nuEnkan
ketidakpastian
sehlnggz.
pernakai
i:ilformasi
tldak
ragu-rag:.1
Davis
(1993,
p29-30)
idbnnasi
dalam lingkup sistem w£;;;:masi
memilik:i
c
;i
Benar atau saiah.
Berhubungan deng{:l.rL realitas ata.u
tidak.
Banr.
ill
dapat rrt :::lnperbaharui
atau
mernberikan
ta.mbatran
baru
pada
8
m
Penegas. Infor:tiasi
ck pat me1npertegas
inf.0rrr..asi
yang
telah
ada.
Ini
berguna
Setelah
mengetahu!
s1sten1 dan
ir£onnasi,
ma.i.ca
definisi
|
![]() 9
r
.
a1
' '
a
n
sebuah
manusia
f
mesm
y-aP.g terpadu
n1enyajikan
operas1,
penga.mbilan keputusan
dz.l 11 saat:.:. o:ganisasL
Menur:.Jt
W!lkl;'!Sorr(l995,
p9)
Sistem
suatu
kerangka
daya
werl_gumpulk.an,
tnen1proses,
data dalam ta!1apan
yang beruntur
dengan
tujuan
kc>r: u ik:asi ke
berbagai
pel:':E.kai
untu.k satu
1ltjual1
atau
(1993, p3)
Infonnasi
adalah
sekumpulan
prosed:
r
organisasi
yang
pada saat
nntuk
mengendalikc.n organsisasi.
Dari
definisi-defL'lisi
diata t
dian1b:L
kesimpuhm
bahwa.
sistem
::nerupaKa:n
kt;mpulan
kornponen-komponen
yang
sziing
berhuburrg 'l.
yang
dilKe>ola
dengan
mengguillikan
sumber
daya
yang
terkoordinasi
yang akan
digL TI "l.am sebagai
pendukung dahm
mengambil ke!JUtiJsar:.
seperti
P:.-essman (1992,
33).
Perangkat
Lunak (Software)
kdmputer
yang
terst:-uktur
|
![]() 10
Perangkzt Ker£1$ U:fa?'Grwm·e'
n
Person:(Brainware)
rnenjalm:J<-.zrr
perangkat h.mak, sepert£ :
CPlJ,
Perr.llkai yang
tunal<
(software)
pera11gkat keras
m
Prosedur (Procedure)
Langi<ah.-la._r:gka.h
yang
merJdaskan
seco..ra
spesifikasi penggunaan
eleme:1
dari
"
Da. abase
Kurnpulan infonnasi
ya11g
dapat
diakses
w
Dokw11er::tasi
([)ocuruentation)
Formu1ir-for:nu1r
yang
rsmya_
rnenggan1barkan
inforrnasi
aengan
jelas
M'omm;ttMc!eod
(1995, p30)
Infbrn12si
1'vfa'"'1ajeme::.
mer'Jpakan
suatu sistern berha.sis kon1pt;.ter
yang
bagi
tersebu.t
dig:Jnakar;_
ole!;,
para
dalan1 rnen:buat
sua:u keputusfu"l dala::n memeca-lJkan
|
![]() 11
Sistem
lvLanajemen adaiah
suatkttmpulan nunu na dan s1m::ber
m.odal
pengu:npular,
da:.t pengclahan
data
untuk menghasilkan
ir.formasi
yang
tingkat
manaje::nen
dalzn·1
pt.
ncanaa: .
pengendalia-:1
aktivitas-aktivitas
organisasL
cie:Einlsi-defirJsi diatas dapat &ambil
kesimpulan
bah"vva
sistem
suattl
yang berbasiskan
komputer
yang menyedizkan inforr:1E!i bagi
kepedua:1
manaJernen
dan piha._tc
lainnya guna
operasionalnya m_aupun
proses-proses
trMl.naje:mev
yang
dikoordinaslkan
dite;ta]ckan organisasi.
sebagai beri l..-ut
:
Kegur "'1
(Usefulnessj
u
J
aru2':
tenat \vaktu <::!a_"1 reievr.n untuk
keputusan mm
.ajer:1en
G.an m;n;o;Jil.
op.erasi dala."'ll organisasi.
Semu.a bagian ko1nponen s stern ternaa.suk laporan-laporar...,
pen,gendalian-
pet:genddian,
ha::-:..rs
mer:yu:mba.11gkan
suatu
rJlai
man.raat set dcic-tidakn_ya
sebesar biayanya
|
![]() 12
sistem:
dan
siste:n
itu
seca:ra
efektif
bah:lcan
pada
n1am.1sut tidak hcv:lir atau pada saat
ko:rnponen
mes-rn tida._l{
be:roperasi
untuk
semoo.ta:rz.
baik
e
fi
,.
s
.
1en
k
epac
.
a
pe!
'
..s.nggarr..
Kapasitas (Capacity)
Sistem
haPJs
memiliki
kapasi as yang
merr:dai
untuk
menanga:1:
pe:iode-
z
Kesederhanaan
(Simplici!J-
Sis!e1n
ha:us cukup
sederhana, sehingga strwktur dan operasinya
dapat
dengan
dan.
oleh sernua
Fle
:siti'lit:is {Flexibility)
cuk_ p
dalarn
menyesuaikan
diri
terhadap perubahan-
pem.akai
di
datarn suatu
dapat
|
![]() !3
dar1.
d
esain suatu
Langkah-langkah
dilak::kan daiam
analis;s
sis:en adalah
$ebagai
berikut :
Pen.y:Jsunan laporan.
Merlmut
Jogiyanto (:995,
keda! m
a! m
bagian-bagian
da,11
dengan
m;aksud
untuk
ruengevalcasi
pem:asalab.a:1 pennasalahan.,
kebutuhan
kebutuhan
diharap!r_an
sehingga
dapat
diusuLtcan
perbaikan-
Dari def.uJsi-det1nisi dia-:·as dapat dia.1nbil kesimpula..n
bah1va A.Lalisis
Sistem
ada1ah
siste:m
dan
hubuv.gan
digunakan
n1erancang suatu
J
sistern
baru
rne; gat2,si
masalah-:maS?Jah,
prio:-itas pengemba11.gan sistem
yar:g ada.
1\!i<;m;ruC! usibc"lg (1991,
p348)
Perancangan
terperlnd
Informasi
penyiapan
spesifiKasi ya.ng
|
![]() 14
::\ienun;t 1\iulyadi (1993,
p5!)
Me; gemukakan
Sistem L"Jforrnasi
ac'alah
proses
yang
dilljLlQ\n
kepaca
pernaka.:
intormasi
t:nt'Jk
lv[enumt Jogiyanto
(1995,
pl97)
kei:mtihan-kebutuhan
fm::gsicnal;
Persiapan
u1Jtulc
rat::cang bangun irr:piementasi
Yang
clapat
benpa penggan1barar
perenc&"!aan, dan
pembc;atan
sketsa
atau
peng.an;ran rlari
bebcrapa
eiemen
y;;fng
terpisah
kedalam
satu kesatnz.._tJ
yang
dan berfungsi;
mengkonfigurasi
dari
ko:nponen-
komponen perangkai lm'!ak
da;:t perangkat keras dari
suatu
sistem.
diatas
dapat
bahwa
Perancangan
Siste1n
rnerupakan pncs,:s peny:apan spesifikasi siste.tn
terinci,
dapat
proses
dan
diperlukan
s1
s
+
,em
bam
yang
memecab.k. :an
:nasalah yang ada
dan
ieb1.1
:;ermanfaat
|
![]() P<mjt;aJa:r:. di
perusahaan
Cibagi
ma:jadi
2
bentuk, yaitu
mermrut
'1uryadi (1993, p457)
Adalah
penJua!an
yang
dilaksanakan
oleh
perusahaan
ca
mewajihkan
peratJ.e;j
m<o:akukarr
sebeiur:::barang diserahk::.uoleh
perusahaan
kepada pembeli.
Se':::elah
ua
Citcrirna
diserahka..i
kepada
pembe
dicatz:.t
o!e1;_ perusahaan
I
Adalah
per:jualan
yang
diiaJ,sarakan
oleh
perusaha:an
denga1:
ca:
diterima.
dari
pemb,eh untuk jang
v:;aktu tertenn:penJsahaan
rnenrpu:Ly?i. tagihan_ kep-ada pembeE
tersebu!.
Barang
rt21g:mg yang
pelanggar: ya
dikarenakan
b-arang
telah
dilieH
cacat
atau
kare
kerusa.kan
kepada
dari
harga
sernu1a
barar:g
(pengurangan penjua1an).
Men:m
!t
Bodnar
Piutang
pe!anggan atas
baran
yang
kita
atau
|
![]() menun}ul<-l<:an
pe!ar:ggan dar: irlon:nasr merrgenai pembayaran
yan
telah
yang
berma.'liaat
bag;
administrasi
kebijak:&'l
!cre
£
Mermn.:t
1videorl.
(1995)
pl2)
Piutang
dagang adalah jutrJah
yang merapakan
hak
perusaJman
yan
berasal dari_
perlju.-al 1_ sebeh.ll'!tnya.
dax!Skousen (1992, p307)
Piutang rlapat diad an
sebagai semua hak
terhadap
atas uang, bamng,
atau jasa yar1g
diharapkan dapat disesuaikan deuga
Drui
definisi-defirJsl
diatas
dapat
riiambil
kes:llnpulbahwa
piutang
dagang adaiah suaru
suatu
transak
I'a.k:to;:-fuktor yang harus
penwahaan
da!an:
pemberia
Ka:akterisifat
(Ciwracter).
Kemungkinal'.
atau
pmbabilitas dari peiangga.
ur:tcl(
Kapasitas (Capacity).
Kemampuan
dari
pelauggan
diuk"Uf denga.'l
record
Modal (Capital). Di:.ikur
cad posisi
t:Etlli"'S!lll
atau
keU:L'lga!l.
pel.a.'lggan
ya
dijadikanjan1ina:n_ bagi
kea:nar:_an kredit
yang
d
.berikan kepada pelanggan.
|
![]() l(ondisi
dari
terhadap
kemampuan peiar an
Dalan: pe::nb,er'<m
salah satunya
adal;;Lry,
:
kreiit
terkad:ang dapat
menimbullr..2en biaya I
be
PilJtang tak
tertagih
menuru
Sundem,
Elliott (i998,
p265
tertagih
mempcl::ar.
p111t<:ng
dari pelar;gf an
kredit
kar
tidak
dapat
atau
tidak
mau
merabayar.
Metode
akunta.'lsi yang
dis'Una
secara
umum
piutarrg yang
adalah,
m:otcde
penghapusan
langsang
metode
per:yisihan.
|