![]() 21
tenEri
beberapa
!angkah
yang
cukup
sederhana
apabila
dibandingkan
dengan jaringru: lai1L'1ya.
Adapun hasil dari
pelatihan adalah
matrik
bobot
koneksi yai1.g
kemudian akan
digunalmn
dalam pe11gt1jia..'1. Proses
pe!atihan
dala1n jaringa,-:menggu.nakan aturan
pelatihan Generalized
Delta
Rule (GRD)
kesalaha.n global ur1tuk meminhr,alkan kuadrat
kesalahan pada neuron lapisan keluaran.
Dalam
proses pe!atihan jaringan
propagasl
baJik illi,
digunakar.c
fungsi
ambang batas
sigmoid
logistic.
Sebe!um me!akukan
proses
pe!atihan,
terdal)at beberapa parameter jaringan
yang
harus ditentukan terlebih
dahulu.
Parameter-pe:ameter tersebut, yaitu .
TLnglcat
pelatihan (learning
rate)
dilan1bangkaJ1
deng&'1
a
.
Parameter
Tingkat
kesa!ahlm (error
tolerance),
semakin
kecil
malm
proses pelatihan
alcan
mengr.asiikan
nilai bobot
yang
akurat,
tetapi
akarr
memperpanjang waktu
pelatihan.
maksir,1lll iterasi
ataa
putaran dalam
masa
peiatihan
(maximum
epoch},
biasanya
bemi!ai cukup besar dan hams diberikan.
N;lai ambang
batas
atau
bias
(threshold value),
dila.'!lbangkan
dengan
(}
Parameter
ini tidak
harus
diberikan (oplianal),
apabila tidak
diberikan
maka
nilaillya sa::na dengan 0 (ncl).
il
I
,,
!
:I
!.:
j·l
!;
I
I
li
II
II
i!
!i
I
'
'I
li
1:
li
!!
i!
,
ii
.
I!
'
|