![]() 8
akurat
bentuk
geiombang
sinyal.
Gelombang-gelombang ll'I!
merepresentasikan
smu-a.
Untuk
lebih
mudal1l1ya gelombang
tersebut
direpresontasikarr
dalam be11Xk grafik.
Pada sumbu
X
merepresentasikan
waktu,
sedar;gkan
Y merepresentasikan
ampEtudo. Amplituda
berhubungan
dengan
volume
suara.
Su.ara
y1mg berbeda
menghasilk<-'1
kamkteristik
bentu..lc
gelombang
yang
berbed'l
pula.
Bentuk geiombang
suara
alat
mlisik pada
nada
tertentu
sering
i
mempunyru be11tuk gelmnbang
berpola
tertentu
ya.11g berulang
dan dapat
diiihat
i
I
dengan
jelas. Kuantitas
pola yang beruhmg tersebut
pada \Vaktct-susunan
(time-
frcrme)
bervalias: be.rdasarkan
nada suara.nya.
Suara
yang
tida.k
memilild nada
yang jelas cenderung menghasilkan bentuk gdornbang yang
tida.f< berata<«n.
sistem
PCM
yang
berkualitas
tinggi,
pendekatan
(bent'Jk
ge¹cm
l
illUlg
)
yang u
_,
.m
.
,
as
"
!iK
'
an
sekati dengan
;;uara ya.g
direkam
dan
hampir
tidal' bisa
dibedakan dengan
sun1bemya.
agar
sistem dapat
bekerja
dengru:baik,
hams
bekerja
pada
batasan
tertentu. Ada
dua
variabei
yang membatasinya, ya.itu sampling.frequency dan depth.
Sampling ji-equency
menggambarkan
jumlah kedatangan
si.TJyal
audio
yang
diulrur atau disa..-npel pada
periode wa.lctu te1tentu.
Yang
diukur
dengan
satmm
ldloher+..z
(ki-Iz),
yang
be
arti
ribuan
gelornbang
per
detik,
dan
untuk
pada
pereka.'Tian Audio
CD,
sampling frequency yang
di svunakan ada!ah
44,1
kHz.
Sedangkan
bit
menyatakan
alrurasi ukm-an atau
sampel
yang
digunakan. converter
pada sistem audio digital PClvf mengukllf sinyal
yang
mas-uk, sebagai
bilangan.
Bilangan
irJ direpresentasikan
dengan
nilai
0
dan l, yang
dikanal dengan bilangan biner
(binaJy word).
Bit
|