Home Start Back Next End
  
15
merupakan
bagian
dari   file 
executable
aplikasi 
dan
tidak
dibagi
pakai
dengan
aplikasi
lain   yang
menggunakan
fungsi
yang
sama.
Static
link 
library
mudah
untuk
diimplementasikan,
selain
itu 
mudah
pula
untuk
mendistribusikan
aplikasi
yang
menggunaakn
static
link 
library. 
Walaupun
demikian,
untuk
melakukan
perbaikan 
atau 
update 
static   
link  
library,  program
aplikasi 
yang
menggunakannya harus
di-link
kembali
dengan
library
yang
baru. 
Contoh
dari
static
link 
library
adalah
standard
C
library
yang
menyediakan
fungsi
seperti
strlen dan printf.
2.2.2 
Dynamic Link Library
Menurut 
Williams
(2000,  p185),
dynamic
link   library
merupakan
file
executable
yang 
memiliki 
fungsi,
data, 
atau  sumber  daya 
untuk 
digunakan
aplikasi
lain.  
Dynamic
link  library (DLL) di-load ketika diperlukan, yaitu
pada
saat
load 
atau
pada
saat   aplikasi
beijalan.  
Proses
link 
pada
DLL
ini 
berbeda
dengan pada
static
link  library, di
mana
library ditambahkan
pada program pada
saat  dikompilasi dan  di-link.
Jika 
sebuah 
aplikasi 
membutuhkan  DLL  yang 
sudah 
di-load,
maka
aplikasi
tersebut
akan
memetakan
DLL
ke  address
space 
dari 
proses yang
baru,
dan 
kemudian
menambahkan 
reference
counter
DLL
tersebut.  
Jika
reference
counter
tersebut
bernilai
0
(nol), maka DLL akan di-unload.
2.2.2.1 Kelebihan Dynamic Link Library
Berikut ini
adalah beberapa kelebihan penggunaan DLL:
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter