Home Start Back Next End
  
10
pengkodean, pengujian, dan  pemeliharaan. Model
ini
mencakup aktivitas sebagai
berikut:
a. 
Permodelan dan
Rekayasa Sisternllnformasi
Karena 
piranti 
lunak 
merupakan 
bagian 
dari  
suatu    sistem 
lebih  
besar,
pekerjaan
dimulai
dengan
penetapan
kebutuhan
untuk
semua
elemen-elemen
sistem
dan 
kemudian
mengalokasikan
beberapa
bagian
dari 
kebutuhan
ini
pada 
piranti
lunak.
Pandangan
sistem
ini 
adalah
penting
ketika
piranti
lunak
harus
saling
berhubungan
dengan
elemen-elemen
lain 
seperti
piranti
keras,
orang,
dan 
database.
Analisis
dan 
rekayasa
sistem
mencakup
pengumpulan
kebutuhan
di
tingkat
sistem
dengan
sejumlah
kecil 
analisis
dan 
perancangan
di 
tingkat 
puncak. 
Rekayasa 
informasi 
meliputi 
pengumpulan 
kebutuhan
pada
tingkat bisnis strategis dan
tingkatan area
bisnis.
b. 
Analisis Kebutuhan Piranti
Lunak
Untuk
mengerti
suatu 
piranti
lunak
yang 
akan
dibangun maka
seorang
perancang harus
mengerti
tentang
kebutuhan
piranti
lunak,
fungsi-fungsi,
kinerja
(performance) 
dan 
antarmuka
(interface) 
yang  
diperlukan. 
Semua
kebutuhan
untuk 
sistem
maupun
piranti 
lunak
hams
didokumentasikan
dan
dikaji oleh  pengguna.
c. 
Perancangan (Design)
Pada  
kenyataannya
perancangan
piranti
lunak
terdiri
atas 
beberapa
proses
yang 
memfokuskan
pada 
empat
atribut
yang 
berbeda
pada 
suatu
program,
yaitu 
struktur
data,
arsitektur
piranti lunak, representasi
antarmuka,
dan 
detil
skema 
prosedur
(algoritma). 
Dalam 
proses  perancangan,  pada  
prinsipnya
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter