|
12
menjadi
tafsiran
dari
segi
kualitas
sebelum
proses
pengkodean.
Seperti
halnya
analisis
kebutuhan
piranti
lunak,
perancangan
(design)
juga
diperlukan
dokumentasi
dan
akan
menjadi
bagian
dari
konfigurasi
piranti
lunak.
d.
Pembuatan Program (Pengkodean)
Proses
penterjemahan
hasil
perancangan
ke
dalam
bentuk
yang dapat
dimengerti
oleh
komputer
melalui
program-program
komputer.
Pada
proses
pembuatan program (pengkodean) difokuskan pada
hal
yang
mekanik.
e.
Pengujian
Setelah proses pengkodean selesai, langkah berikutnya adalah
melakukan
pengujian. Pada
proses pengujian dititikberatkan pada
logika internal pada
suatu
piranti lunak
untuk
memastikan bahwa semua statement sudah
dilakukan
pengujian. Disamping itu,
pengujian dari
fungsi ekstemal juga
perlu dilakukan yaitu
melaksanakan pengujian untuk mengetahui kesalahan
dan
memastikan bahwa input yang didefinisikan akan
memberikan
hasil
aktual yang
sesuai dengan yang
diinginkan.
f
Pemeliharaan
Suatu
piranti
lunak
mungkin juga
mengalami
perubahan
setelah
dikirim
kepada
customer.
Perubahan tersebut
akan
terjadi
karena
suatu
kesalahan
(error),
maka
software
harus
diadaptasikan
untuk
menghadapi
pengaruh
dari
luar
seperti perubahan
kebutuhan
yang
disebabkan
perubahan
operating
system
atau
perangkat
lainnya.
Disamping
itu pemakai
menginginkan
peningkatan
fungsi atau
kinerja.
Dengan
adanya dua
hal tersebut,
maka
|