|
Adapun penggolongan biaya produksi dapat diklasifikasikan lebih lanjut sebagai beriJ..:ut:
a. Biaya nahan langsung
atau bahan ba.\n (direct material costs)
Bal'lan
langsung atau
bahan
baku adalah
bahan
yang
membentuk
produk
jadi
secara
mcnyc!umh,
bahan
baku dengan
mudah
bisa ditelusuri
dari produk
jadi
bahan
yang
membentuk
Perusahaan
mebe!misalnya,
dengan
mudah
bisa
menelusur
hal1lm baku
sebuah
meja
dan
m: dsh
<kdantifikasikan
bal'lwa baharl
baku
meja
adalah
kayu.
Bil.h&'1 baku
yang
diolah
dalam
pen:sahaan
manufaktur
dapat
diperoleh
dari
pembelian
lokal,
impor atau
pengo!ahan sendiri.
Di dalam
memperoleh
bcl!an baku,
perusa..
aan
tidak
hanya
mengeluarkan
biaya
sejwnlah
harga
beli
bal1all
baku
saja,
tetapi juga mengeluarka.'1
biaya---biaya
pembelian, pergudangan,
dan
biaya-biaya
peroleha.11lai.'1. Timbul
masalah mengenai unsur biaya apd saja
yang diperhitungkan
sebagai h!irga pokok babar1 baku yang dibeli.
b.
Biaya tenaga kelja
langsung
Akumansi biaya tenaga kerja
untuk memproses pmduk dikelompokkan
menjadi dilll
yaitu, biaya tenaga kerja langsung dan bia.ya tenaga kelja tidak langsw£g.
Tenaga
kerja
langsung
merupaka.'l. usaha
fisik
atau
mental
yang
dikeluark&"l
karyawan untuk mengolah pmduk. Bi;a.ya
tenaga kelja adalah harga yang dibebankan
un.tuk
peng 'l. tenaga
kerja
rnanusia tersebut
atau
biaya tenaga
kelja langsung
adalah
biaya
yang
dikeluarkan
berupa
upah
dan
gaji
i"lagi karyawan
yang
secara
langsung
menangani
pemroses&"l
bahan
baku
sampai
dengan
produk
jadi,
sebagai
corrtoh adalah
upah
untuk
tenil!:;<kelja ya.11g
mernbuat
kursi,
rneja, dan
lair:-lain
untuk perasahaan
mebel.
Seda.ng
biaya
tenaga kelja
tidak
langsung adalal'l
gaji dan
upah
untuk para
karyawan
yang
ilmt
membantu pemrosesan
prcduk
tetapi
tidak
!3
|