Home Start Back Next End
  
®
Pembebanan 
biaya
overhead 
pabrik 
atas
dasar  biaya 
yang 
sesungguhnya.  te!jadi
seringkali
mengakibatkan
berubah-ubahnya
harga
pokok
per satuan
produk
yang
dihasilkan 
dari
bulan  yang
sattl
ke
bul!!l:!  yang
lain.  Hal
ini  akan berakibat
pada
pe
,yajian
harga  pokok
persediaan 
da!am
neraca
dan
hesar-kecilnya 
laba
atau
rugi
yang  
disajikan  
dalam   lapornn rugi-laba,  
sehingga  
mempunyai  
kemungkinan
mempengaruhi    keputusan-keputusan   tertentu  
yang  
diambil
o!eh 
manajemen.
Sebenamya  harga
pokok  produksi
per satnan
tidak hi:Lrus sama
dari
bulan
ke
bulan.
Apabila harga·harga
bahan,  ba.hlc b&ian
bak-u  maupun ba.!Jan  penolong serta tarif
upar,
baik upah
tenaga  tenaga  lrerja
la.<gsung maupun  tidak
langsu.'lg rnengalami
kenaikan
harga pokok produk.si per satvan
da!am
bulan terjadinya
kenaikan
tersebut.
Naik  tun.mnya
barga  pokok 
produksi
per
satnan 
tidaklah
dikehendaki 
bilam&'la
penyeba!mya adalah
karen.a ketidakefisien,
te!jadinya
biaya
yang
tidak normal,
dan
tunmnya
kegiatan
produksi
ya'lg sifatnya
sementara.
,.
Dalam   perusahaan  
yang   
menghitung     harga   
pokok     produksinya    
dengan
menggunakan  
metode 
harga 
pokok 
pesanan, 
rnanajeman 
memer!ukan 
informasi
harga  pokok  produksi 
pada
saat  pesanan  selesai  dikerjakan. 
Padahal  ada  elmn.en
biaya
overhead
pabrik
yang
baru
dapat
diketahui
ju1nlalmya
pada
akhir
setiap
bulan,
atau
akhir
tahu.'l.
Sebagai
contoh 
bila
perusahaan
memalrui
!istrik
dari
Perusa.haan
Listrik NewMa,
maka
jumlah tagihan listriknya bam
dapat
dikemhui
setelah 
bulan
tertentu
berakhir.
Dalam penentuan
tarif
biaya
overhead
pabrik,  dasar 
pembeban&'l
biaya  overhead
yang 
akan 
dipakai 
untuk 
membebaukan  
SCCI'Ja  
adil 
biaya 
overhead
pabrik 
kepada
produk adalah
sebagai
berilrut:
16
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter