|
129
Analisa
Grafik Perbandingan Hasil Perhitungan Metode Peramalan
Dari ketiga metode peramalan yang digunakan yaitu Metode
Double
Exponensial
Smoothing Satu
Parameter
Brown,
Metode
Double Exponensial
Smoothing Dua Parameter
Holt, dan Metode
Double Moving Average telah
dihitung
nilai
rata-rata
persentase kesalahan absolut (Mean
Absolute Percentage
Error).
Nilai
MAPE
ketiga
metode
ini
kemudian
dibandingkan
dan
hasil
peramalan
dengan
nilai
MAPE
terkecil
akan
digunakan
dalam perencanaan
agregat.
Apabila
digambarkan
dalam bentuk
grafik,
dapat
dilihat
lebih
jelas
lagi
perbandingan
nilai MAPE ketiga
metode
pada
gambar
5.6
Grafik
Pola
Data
Penjualan Dust Collector 10m³
dan
gambar 5.7
Grafik Pola
Data
Penjualan
Dust
Collector
20m³. Dari
gambar
5.6
dan
gambar
5.7,
nilai MAPE
terkecil
adalah
Metode Double Exponensial Smoothing
Satu Parameter Brown. Dengan
demikian nilai hasil peramalan yang akan digunakan selanjutnya dalam
perhitungan perencanaan agregat adalah hasil peramalan Metode
Double
Exponensial Smoothing Satu Parameter
Brown.
Hasil peramalan yang digunakan dalam perencanaan agregat Dust
Collector
10m³
bulan
Oktober
2005,
November
2005,
dan
Desember
2005
adalah 48.07, 48.73, dan 49.39. Sedangkan hasil peramalan yang digunakan
dalam perencanaan
agregat
Dust Collector 20m³
bulan Oktober 2005, November
2005, dan
Desember 2005 adalah
72.11, 73.23, dan 74.35.
|