|
141
Biaya-biaya :
-
Regular
=
5 x 75 x Rp 56,000.00 = Rp 21,000,000.00.
-
Lembur
=
5 x 0 x Rp 77,000.00 = Rp 0.00.
-
Subkontrak
=
5 x 0 x Rp 91,000.00 = Rp 0.00.
-
Persediaan
=
Rp 0.00.
Total biaya = Rp 21,000,000.00.
Analisa
Perencanaan Agregat
Perencanaan agregat berhubungan dengan penentuan jumlah dan waktu
produksi untuk jangka
waktu menengah yaitu menentukan pilihan terbaik agar
memenuhi permintaan dengan cara menyesuaikan produksi dengan kapasitas
produksi yang ada, lembur, subkontrak, atau variabel lain yang dapat
dikendalikan
sehingga dapat diketahui biaya
produksi
yang dikeluarkan.
Metode perencanaan agregat yang digunakan adalah metode heuristik
karena
metode
ini
sangat
sederhana yaitu
dengan
tabel
untuk
melakukan
alokasi
produksi yaitu apakah kapasitas produksi dilakukan secara regular, lembur atau
subkontrak sehingga diperoleh biaya
minimal.
Pada
tabel 5.18
Tabel Perencanaan
Agregat Dust Collector 10m³ dan
tabel
5.19
Tabel
Perencanaan
Agregat
Dust
Collector
20m³,
dilakukan
perencanaan agregat
dengan data sebagai berikut.
|