|
155
unit. Perhitungan yang sama dilakukan untuk periode selanjutnya. Kapasitas per
bulan
diperoleh
dari
perencanaan
agregat
sebelumnya
yaitu
dengan
menjumlahkan kapasitas produksi pada bulan tersebut pada saat reguler dan
lembur selain subkontrak. Subkontrak tidak dihitung karena dikerjakan oleh
orang
lain
dan
kita
ingin
menghitung
kapasitas
yang
mampu
diproduksi
sendiri.
Contohnya
pada
tabel
5.20
Tabel
Konversi
Agregat
Dust
Collector
10m³,
kapasitas
produksi
pada
bulan
Oktober 2005
adalah
65
unit
yang
merupakan
jumlah dari kapasitas reguler 45 unit dan kapasitas lembur 20 unit. Kapasitas
produksi
ini
juga
dikonversikan
ke
dalam periode
minggu
sehingga
diketahui
kapasitas produksi tiap minggunya. Nilai kapasitas produksi sebanyak 65 unit ini
dikonversikan ke dalam periode minggu
yaitu
minggu
pertama
2
unit,
minggu
kedua
15
unit,
minggu
ketiga
15
unit,
minggu
keempat
15
unit,
minggu
kelima15 unit, dan minggu keenam pada bulan Oktober 2005 adalah 0 unit.
Total
nilai
yang
dikonversikan sebanyak
62
unit
lebih
kecil
dari
65 unit.
Hal
ini
terjadi karena
ada
nilai rounddown atau pembulatan
ke
bawah
terhadap
kapasitas
produksi. Lebih baik dilakukan pembulatan ke bawah untuk mengantisipasi jika
terjadi
hambatan
dalam
proses
produksi
seperti
adanya
mesin
yang
rusak.
Sama
halnya
dengan
Dust
Collector
10m³,
Dust
Collector
20m³ juga
dilakukan
perencanaan
konversi
yang
hasilnya
ditampilkan pada
tabel 5.21
Tabel Konversi
Agregat
Dust Collector
20m³.
|