![]() 187
Biaya simpan sebelum kelonggaran =
0,5 ×1× Rp20000
=
200
Rp 50,00 /Kg
Kemudian
biaya
simpan
bagi
bahan
baku
ini
bila
diketahui
besarnya
%
perkiraan biaya sebesar 24,5 % adalah :
Biaya simpan
= Rp 50 ,00 /Kg + 24,5 % x Rp 50 ,00 /Kg
= Rp 62,25 /Kg
Berikutnya
akan
dilakukan
perbandingan
antara
tiga
teknik
lotting
untuk
menentukan teknik lotting mana yang paling optimal bagi bahan baku ini.
1)
Perhitungan MRP dengan teknik lotting lot for lot (LFL) :
Tabel 5.86 Perhitungan MRP Garam dengan Metode LFL
Part No : Gr
Description : Garam
BOM UOM : Kg
On-hand : 26
Lead Time : 0
Order Policy : LFL
Safety Stock : 20
Lot Size : 20
Periode
Past Due
1
2
3
4
5
6
Gross Requirement
16.43
16.468
13.502
16.468
13.258
15.58
Schedule Receipts
0
0
0
0
0
0
PAB 1
9.57
13.102
19.6
23.132
9.874
14.294
Net Requirement
10.43
6.898
0.4
0
10.126
5.706
Planned Order Receipts
20
20
20
0
20
20
Planned Order Release
20
20
20
0
20
20
PAB 2
26
29.57
33.102
39.6
23.132
29.874
34.294
Contoh Perhitungan :
Lead Time = 0 minggu
Safety Stock = 20
On Hand = 26
Lot Size = 20
9
Periode 1
Gross Requirements = 16,43 Kg
Scheduled Receipts = 0
PAB11 = (PAB2)
0
(Gross Requirements)1 + (Scheduled Receipts)1
= 26 16,43 + 0 = 9,57
|