Home Start Back Next End
  
197
Tabel 5.92 Perhitungan MRP Gula dengan Metode EOQ
Part No : Gu
Description : Gula
BOM UOM : Kg
On-hand : 2950
Lead Time : 0
Order Policy : EOQ
Safety Stock : 2500
Lot Size : 800
Periode
Past Due
1
2
3
4
5
6
Gross Requirement
3166.8
3185.04
2611.24
3185.04
2566.48
3021.96
Schedule Receipts
1000
0
0
0
0
0
PAB 1
783.2
-1601.84
-3413.08
-5798.12
-7564.6
-9786.56
Net Requirement
1716.8
4101.84
5913.08
8298.12
10064.6
12286.6
Planned Order Receipts
800
800
800
800
800
800
Planned Order Release
800
800
800
800
800
800
PAB 2
2950
1583.2
-801.84
-2613.08
-4998.12
-6764.6
-8986.56
Dapat
terlihat
pada
tabel
diatas
bahwa
bila
menggunakan teknik
lotting
EOQ
akan
menyebabkan inventori
bahan
baku
gula
menjadi
minus.
Hal
ini
tidak
diijinkan
perusahaan
sebab
hal
tersebut
akan
menyebabkan tidak
mampunya
produksi
sesuai
jadwal.
Jadi
teknik
lotting
EOQ
tidak
dapat
digunakan
dalam
penjadwalan
bahan
baku gula.
3) 
Perhitungan MRP dengan teknik lotting period order quantity (POQ)
Pada
POQ
rentang
waktu
dalam
melakukan pemesanan adalah
sama.
Dalam
menentukan rentang waktu yang paling optimal adalah dengan menggunakan rumus:
t* (t* - 1) = 2 k /hr
dihitung 2 k / hr =
2
x5000
46,69x2789,43
=
0,08
Lalu
dengan
mencoba
memasukkan
nilai
t
dimana
t*
(
t*
-
1)
tidak
melebihi
nilai
0,08.
Didapat nilai
t
yang
paling
optimal adalah
1.
Hal
ini
berarti
bahwa
dalam
melakukan pemesanan periode
yang
digunakan
adalah
setiap
satu
minggu
sekali
dimana besar pemesanan adalah untuk memenuhi permintaan satu minggu tersebut.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter