BAB5
PEMBAHASAN DESAIN
5.1 
Konsep Visual
a. Visual
Menggunakan 
foto   berwarna  untuk   menampilkan 
warna-warna  alam   dan
warna  
angklung 
itu   sendiri  
sehingga 
berkesan 
nyata.   Foto   pada   awal-awal
halaman
sengaja
dibuat 
hitam-putih
agar 
membawa kesan 
tentang
kekunoan
berkaitan
dengan  
sejarah
angklung
yang 
bermula
dari 
kehidupan
masyarakat
Sunda
yang 
menganut
sistem 
agraris
sebagai
mata 
pencahariannya.
Kemudian
pada 
halaman
selanjutnya,
sedikit 
demi  sedikit 
membawa
pembaca
ke  nuansa
masa
kini
yang
modem dan
ringan.
b.
Tipografi
Pada  judul 
buku,  headline,
dan  penamaan
bab  atau  sub  bab,  digunakan font
Helvetica Neue  Light 
agar
mengesankan
modern, ringan, dan easy
going.
Pada 
body 
text  digunakan
font 
Gill
Sans  Light agar  terasa 
kesan 
modem
serta
mempermudah
keterbacaan teks
dikarenakan teksnya yang  banyak.
c. Warna
Aplikasi
warna  pada  elemen
teks  menggunakan
warna  earthy, seperti  coklat,
  
abu-abu dan
hitam. Dengan warna  dasar  kertas
natural  white, maka
akan
terasa  lebih
  
dan
mewah.  Warna
abu-abu  dipakai  untuk  page break sebagai  penekanan
terhadap
kata-kata   sehingga   menggunakan 
warna   hitam 
dalam   berbagai   konsentrasi  
dan
sebagai
warna
untuk caption.
5.2     Basil
Visual
Hasil   visual 
pada   publikasi   buku   Angklung 
Senandung 
Rumpun  
Bambu
Tanah
Sunda,  meliputi:
5.2.1 
Namestyle
Angklung
Gambar
5.1
Namestyle yang digunakan
untuk 
judul  buku  berupa  logotype yang 
berdiri
sendiri. 
Hal  ini
dimaksudkan
agar 
menampilkan
sisi  elegan 
yang  didukung 
pula
dengan   karakter   font 
itu  sendiri.  Namestyle
seperti 
ini
dipilih 
karena 
mewakili
karakter  bunyi  dan
bentuk  angklung
yang
bulat
(batang  bambu)  dengan  suara
yang
"tumpul",
tidak  tajam  seperti  kaca  pecah.  Maka  dipilihlah
namestyle yang
terasa
ringan,  bulat,  dan
"tumpul".
Sedangkan
untuk  taglinenya
menggunakan
font
yang
sama,
dengan
ukuran
yang lebih kecil
agar hierarkinya terasa.
  
44
Angklung
Senandung Rumpun
Bambu Tanah Sunda
Bamboo Hum in West
Java
Gambar5.2
Pemilihan tagline
"Senandung Rumpun Bambu Tanah Sunda" dalam bahasa
Indonesia
maksudnya adalah
irama
rumpun bambu dari
Jawa Barat  Pohon
bambu
(sekumpulan bambu
yang
disebut
rumpun)
apabila
ditiup
angin,
ia
akan
menimbulkan
suara
yang
berasal dari
gesekan
daun-dauunya,
begitu
pula
jika
batangnya  beradu  akan
menimbulkan  irama  yang  ritmis.  Sarna  halnya  dalam
permainan
angklung.
Cara
bermain
angklung yang
digeudak-geudakkeun
menimbulkan suara ritmis statis
hasil peraduan antar bambu. Disamping
itu, dalam
bermain
angklung biasanya dibawakan oleh
banyak
orang dengan
perangkat
yang
tak
kalah
banyak sehingga
suara
yang
dihasilkan
terdengar
megah
dan
meriah.
"Tanah Sunda" sendiri berarti Jawa Barat  Pengertian "Tanah
Sunda" sama
halnya
dengan
pengertian
Parahyangan
dan
Tatar
Sunda,
yang artinya
berkaitan
dengan
kehidupan masyarakat dan
budaya masyarakat Iokal di
Jawa
Barat. Namun
karena
buku 
ini 
adalah  buku  dua  bahasa,  maka dipakailah  "Tanah  Sunda".
Hal 
ini
dikarenakan sejarah
Indonesia
yang
pada
jaman
penjajahan,
Indonesia
dikenal
dengan Sunda
Besar-nya
yang
meliputi
Sumatra, Kalimantan, Jawa, Bali, hingga
Sulawesi.   Jadi 
orang
Iebih
familiar   dengan   kata 
"Sunda''   daripada   kata
  
       --
=== ::::::::.:.
:::::::::.:.
--· 
-
....
------ -
--
-
--·--
-
-
--
·
-
-.--
"Parahyangan".
Pembubuhan
kata 
"Tanah"
dimaksudkan untuk 
memudahkan
pembaca
mendapat
gambaran
tentang  Sunda  yang  dimaksud 
adalah  kebudayaan
di
sebuah
daerah
(tanah)  yaitu di Jawa
Barat.
Penggunaan
bahasa 
Inggris   dalam 
tagline   buku ini
berfungsi   sebagai 
informasi
kepada  caJon pembeli  atau
caJon pembaca  bahwa buku ini
adalah  buku dua bahasa,
yaitu
bahasa
Indonesia
dan bahasa
Inggris.  Dipilih  bahasa Inggris  karena  bahasa ini
adalah  bahasa
intemasional.
5.2.2 
Dusk Jacket
Angklung
:.r::=::..-:...-.:
--·------
·;::;:;.-::-:=:.:=.
=:s..:.::.:-=::.
----- -
Angk!ung
-'---·
._....
·
·
-
,.,
­
§:
..,....
_
=::....:--
---·-
;-=::::::::::=::.::.":"
-
-
--­
:::::.::.::::::=...; ..::
----'"'-
&;:i:
Gambar
5.3
Pada
dusk
jacket
memuat  judul
buku
dan
visual
foto
berupa
pemain  angklung
dalam
nuansa
wama
kuning
sehingga
temperature
wama
menjadi 
hangat
dan
catchy.
Ekspresi  dari
orang  yang  berada  dalam  foto  itu
juga
menggambarkan kegembiraan
sesuai  dengan 
isi  buku 
yang  membahas
tentang   perubahan
angklung
dari 
fungsi
  
wama
gambar
tersebut
sangat
hangat
dan 
eye-catching.
Suasana
dalam 
gambar itu
pun 
meriah
sesuai   dengan
fungsi
angklung
yang 
kita 
bahas 
dalam  
buku 
tersebut
yaitu 
angklung
yang 
berfungsi
sebagai
pengiring
upacara
panen
yang   berangsur-
angsur
bergeser fungsinya untuk 
sarana hiburan.
5.2.3 
Cover
Bagian  sampul 
buku  
hanya  
dilapisi 
kain  
wama 
emas  
yang
menggambarkan
tentang
kekayaan.
Pada 
saat 
panen
padi, 
semua
area 
sawah
menguning
keemasan.
Dalam
pengaplikasiannya
pada 
sampul
buku,  
pesan
itulah yang 
hendak
disampaikan.
5.2.4 
Grid
I
I
I
I
I
'
'
Gambar
5.4
Format ukuran halaman spread
460
mm
x
260
mm
  
Margin
1
dalam
Margin
11uar
27.5mm
17.5
mm
Grid  buku Angklung
memiliki 
dua  margin.  Sebut  saja  margin  1
untuk
margin  dalam
dengan  garis berwarna 
merah
muda
dan
margin  2
yaitu
margin
terluar  dengan
garis berwarna  biru
muda.
Media dalam
margin  1 dibagi
menjadi  empat
kolom
dengan  Iebar
yang
sama,
dan
media
dalam
margin  dibagi
lagi
menjadi
20
baris dengan
Iebar
yang
sama
sebagai  garis  bantu  imajiner 
dalam 
menentukan
posisi  awal  teks,  yaitu  dua
baris dari batas margin
atas.
Sedangkan margin
2,
jarak
dengan  tepi
kertas
adalah 0.5
em.
Tujuan  dari
margin 
2  adalah 
untuk  penempatan
posisi 
gambar 
sehingga   nanti 
gambar
tersebut 
akan 
ada bingkainya.
Selain  itu area
untuk
penempatan
gambar  lebih
besar  
sehingga  lebih  
leluasa   memainkan 
letak   gambar.  
Sehingga
menimbulkan
efek
dinamis  bagi pembaca  agar
tidak
bosan
membaca
buku ini
karena
lebtaknya yang
standar
dan kurang
'bermain'.
  
5.2.5
Pemilihan Tipografi
Page 
Break
Gambar5.5
Helvetica Neue Ultra Ught 60 pt
Setiap
hendak
memulai  bab baru, pada
halaman
di sebelah kiri akan
ada
visual
seperti
di atas.
<
Gambar
5.6
  
atas
yang 
diambil dari  bab
3
buk:u
Angklung. Konsepnya adalah
penulis ingin
membawa pembaca ke
dalam dunia senandung angklung.
Bunyi
"klung"
diambil dari
penggalan
kata  angklung,
dimana penggalan
suk:u kata
terakhirnya
menyerupai suara asli
angklung yang  ngarulung. Disini
pembaca diajak
berimajinasi
tentang
suara
angklung
(bagi 
yang 
tidak
pemah
mendengar 
suaranya)
kira-kira 
angklung 
berbunyi
klung-klung-klung.
Semakin 
meningkat 
babnya,
maka
kata  
'klung' 
  akan
bertambah
menyesuaikan
bab 
tersebut.
Misalnya
bab 
1, 
maka
akan  
tertulis "klung";
kemudian
bab 
2, 
maka   akan  
tertulis
"klung 
klung";
bab 
"klung
klung
klung";
dan
seterusnya.
Semakin
babnya
meningkat
maka 
intensitas
warna
hitam   akan
lebih  
pekat,
sehingga
di 
bab 
terakhir
"klung"
akan 
mencapai
warna hitam 
solid, dimana pada  awalnya "klung" dimulai dengan warna abu-
abu
yang 
menyesuaikan
intensitas warnanya sesuai 
urutan
bab.
Pengantar Bab
(teaser)
walaupur1
sama-sama
angklung,
tapi
fungsi 
di
setiap
daerah 
adalah
berbeda.
Gambar 5.7
  
E
·et:· 
t.'":>:?:
sarrr-:  crrgt:/yngs
tut
ft has O!tfere-.r::! f7.lnction
;,'i dltferer"t  ore::7.
Gambar 5.8
Helvetica Neue Ultra Ught 24 pt-
Gill Sans Light
Italic I
0
pt
Saat  
memulai 
bab  
baru  
pada  
sisi  
halaman 
sebelah 
kanan  
tampak
pengantar
bah 
yang 
berfungsi
sebagai
teaser
dalam
memulai
pembahasan
di
bah 
baru. 
Teaser ini
berguna untuk 
memberi
gambaran
keseluruhan
secara
singkat
kepada
pembaca
mengenai
bah 
yang 
akan 
mereka
baca 
selanjutnya.
Penekanan  kata  
pada  
teaser
tersebut  digunakan  untuk  
menimbulkan
efek
dramatis
mengenai bah
tersebut.
Headline
ragam
angkung
Gambar 5.9
  
Helvetica Neue Ultralight 72 pt - Helvetica Neue Ultralight
Italic 12 pt
Headline   selalu  berada   di halaman  sebelah  kanan
dengan   alignment
sebelah  kiri. Posisi  ditentukan
demikian
karena  pada 
halaman 
sebelah  kiri
terdapat 
gambar 
foll-page. 
Hal  ini
dimaksudkan agar  pembaca 
terstimulasi
secara   visual   dahulu   baru   memfok:uskan 
pikiran   mereka   terhadap   visual
tersebut   
melalui    headline.   Headline   dalam    bahasa    Indonesia   
diikuti
terjemahan dalam
bahasa
Inggris
tepat di
bawalmya.
Sub-Headline
Kerdala yang
senng
ditem:Ji
keN:a
mernbicar-akan aspek
kesejarar,an
te:1tang
>e:;uatu
adalah 
keC:ert -::a:;an :nfor'l
ao:i
.1tau surnbe -surnber
'::e::e;acahan er-
:;ebu:.Demikian ou/a
hainya 
dengan 
kesejarahan
mengenai
angk:ung
inL'vValaupun
C:em:k:an, ke>ejarar.an 1:er-seoucap<.t ditinjau dari ide
pencio":aarwra don
kepercayaan rr.asyara;
atn)'a.
Angklung di
setiap 
daerah
mergalami c·er-ubahan
sejalan
C:engan perubahaf'
masyarakat pendukungnya.
Dd .hat
dar' 
perubahan
orie:1tas: 
kepercayaan :1"ar>g <er-garnbar
daiam  fung:;f
angUung.
Angklung Dogdog Lojor di Sukabumi,Angklung
Badud di Ciamis.
Angklung
Badeng di
GarulAngklung Buncis dan
Angklung
Sunda/lndonesia
di  
Bandung capat
me·,..acji:
corak
perubai":an seni
angkiung. Se"tiap daerah
:;ecara  h'stori::dan
geografis rner:·,::iki
kaitan
iang 
ber,:esinarnbur:gar-.
Gambar
5.10
  
CO.r"!.E't'"G;,,;3
tnat
.:Jre of':.en
f!Juna'  when
tal_l;j·,'jg abo:.;t !.e
nisro..rica! aspect is
the
/:mitt!d  
or
i,ifon-r:cr5:m or h.;stcr.;.:
n:sot.•.ro::e-.r..A..r · ·e-.'.1  os t ·:s
Misro.'·y oF angdu.r;g. i-1owo:n :r, regGtcNtlg 
t
:
histDn·ca{, the f7•·-= t;.pez of ong <.!:.:.r:g
t;.pez of ong &#60;.!:.:.r:g
can
De .
·le-,..,,ed f'tlm
the- c-=.ct:an opdea:r and be.'}.-:fi
of
CO r":"L.'.'litles...:.ng( HJng In
eo:::h
giO.'i
chcnge.s in!lne wici tile
cammur.!ty. /Je.'t4-'
1
rrom the
b€iiefthct
rep. ese.o; eci
fh:·.':'i
th.e
f:.','id.on
of o.r:gi:¹:.;ng _,.!!_r;-,5} ':..-,ig Cc:::go·1:.g Lo_ior  in SukaD:.·n1L f.ng.<hJng 2-ad:;d
In Ciam.;s_..P.
.gk':i::g
8GC2ng
_:_r;•   
Garur,;:t,ng,!--JtL'ig
a.:..·r:c'-5
G;'1d
r.ngklu.r:g 5unda/kidone::r;c
iti
Oond:.:ng
may
represe.'it ang.huflg crt .rty,'e
G
ang::r 
w.it':· each area of.l:.:swn·cc} end g:.Dgrup. -.:c. .
1   
tir.l:'.s
susco!n D.¹l
Gambar
5.11
Gill Sans
Light 12 pt -
Gill Sans Ught I 0 pt
Sub-headline
digunakan
sebagai
pengantar
dari 
headline
menuju
body  text.
Penggunaan
sub-headline
dimaksudkan
untuk 
mengajak
pembaca
dari 
topik
yang 
ada 
di 
headline 
menuju
pembahasan
dalam 
body  text
secara
perlahan-
lahan
agar 
pembaca
tidak 
"kaget".
Sub-headline
juga  berisi 
gambaran
umum
tentang
isi
body
text sehingga
pembaca
dapat
membangun
plot 
cerita
terlebih
dahulu dalam imajinasinya.
  
Sdill
Body  Text
ejak Uhun 1970-Vl,51!jil.1u. den;an irih
p!!mblol'l£1-Nin lndonesia. masywaka> di Ciptans<
scldwnya. moJai
meruabn berba.,"li
hib<JI"MI amba.hifl unruk acilr.l
pen&.
baik
peru.
perk.r....in;;n
mil.vpun kh
nan. Seja.\.: iru pula. peran pemerinuh mural
U..'npil.
Da!am nngl:a  meleswik&n dan rl*ngembangk.in kl!sefUVl
daerah. misaln)'il. pEmerinUh me11pd1\:an berba.pi
Festi'lal
Seni O.un.h'')·ang
ironi,"ll)'il diJ engpnkan di
pusat.pwat
l:o"'..a.Mu!al tMu.m 90.V'!,Up.iCiril  Seren Tavn
Mu!al tMu.m 90.V'!,Up.iCiril  Seren Tavn
ir.i pun dil:ernas
Se.ni ifi Jung yang be'icembu.g di
Cijubng.baclud
lstilah ini diambil
dati  OWliJ "'U yang tit'lg dimait'KMJnya.
y. itu l.lgu biduc1 Kesenll!'l anp-iung badud di;)ertunjukan
dalim kontW
upaan.
y.mg
berf<a.itan dengan pertanllf'l.
S4!bJo"li
uoglapafl n.s; S)"Jo::ur can sui:ciu
aw kebtrhui!vl
di dalarn
mt:ngol.lh  ladltlg OMpn han.pa.."'
akMI mend6pat
hasil pmen  yang melimpih d1 rrwa
Cepan. Dalam praJ."t  ya..
u.gHa.lng !»dud
disunaW ul'ltUI:mengirin;i orang-orang
yiJ')g mengan.l.: huilpanenny<; dMin•M\h ke perlampl,,'lpn,
tempat tins;al mereka.
un!U'.; cftpettunjukb.n kepada masyariLI:a.t
lu.r.tennaruk para
Hal ini di\:enal sebigal *bi,"ii upacara
ngidepket.Jn'' yang
w'is.i.Uwan
asing_ Dillm acara ini dil'ladlrlo:in  pt.Jla
berbapi
di elenggarilan seuht.Jn Dal.l.'n
perjal.!.n "' memb;r.Ya
seni hibiJrin masa kifll. sepoerti jaipongiln
diln dVIgo.rt. Kedt.Ja
hasil pmen, mereka diiringi
bt.Jnyl iln :lung bl.dud sampai tib;t.
jenis keseniiln
)'illg
distbut  terillli"
Openush.rll:hwu;. unVJk    di peri:Vnpungan. Setib;anya di pf:li.:ampungan,. rombongVI
mtmenuhi se:'l!ra g'itler.t$i
ffi\lda. Perilak:IJ kehidupiUl  mod6n
dislmbut  oleh
ron,;geng doger'.dUJ malAmnya dl.i.dak;an
jt.J;a sudih  miJI.i.i ampa.\:
pad! seba.pan masyualat B.int'l!n
pert\Jnjt.Jiw\, yilitu mlmiTt.Jng (hibiJrV'I sejer1is Urian sosial
to-dul )'ling
berdiam di
Ciptarasi
ini.
misiltlya merel:a mulai
berpou.ang: n).
memin•ti a,.;:deo dan televisi. Kr;nyauan ini ke11l1Jdian
berang:;ur-MtgM" menggeser fung>i dogdog
lojor dari ritual ke
sik\.lliT, meslipun  k uilnya masih betj.i.!VI berdwnpinpn.
Gambar 5.12
Gill Sans
Light
0
pt
Body 
text 
berisi  
uraian
tentang
bah 
yang 
sedang
dibahas.
Dalam
body
text
dipilih
typeface 
Gill Sans
Light karena
bentuknya
yang 
bulat,  tidak
terlalu
besar
dan 
tebal 
sehingga
enak 
untuk
dibaca.
Typeface  ini
juga 
mood-nya
modern
dan
ringan sesuai
dengan konsep
buku 
ini.
  
SJ...:o   I 9701, on A'11
,.,th
t1:e
dlr«t- 1'1 of o:\n lepmonr of
JnQlr.a"ol 111
OpC(lomrr:w\ r
cmd Jl.m)<Jil,n"J 11'1!llasCI'I
f-' (vie/ 1M nced (cr 4 YCS Q'
of enrfflanm.e-ru far die fl'""nr
c:C.i
Mcl
part. $.
Ae c mc.
caremcr.y or -ddllf-
!mu dlen
olso.IN oftmgc 'l!
n:: rrcd ro silo-"'
/D on:ier ro prcserte
bfd
am
aM
*"""bJI
tv;,
far
u le.ti:!!
"'
"'us   
,,  ..,,etlt
M
&\::oolllm ft:ftlod'.lrD ItO',Y
rhar
..
-
111
tlv art
tan:ar.
Swrt o:n 9D-1ecr, tilt StR-."1 Toun
ctu·em: o.., is to be ?(Jcled"' rm
01./CJ!Co
CCilVTI!lllltf, illc.\.\l:tli
(c
tl)llfiiiS.!n
this e-ll'llt o::re olso
W1ri<:V::
en  ltol"""ar.r
f.<lw,
m
ppolle<J-"14'>.1 /).t!adt Eyf111
4'&#62;.1 /).t!adt Eyf111
of
O.'t  ca'rel!t
tl're l:: r.
o
f111fc.m:ed
to
meet
the st-ec.f>: t.:llht a(rM
)'0<.111   10'1. Det:.:YIW
of
ll"lo)ojem tqD h 1111 clso srarrad
ro
"'-$o;VI'IO
Jlaapia "
"lll'lttn
KM.f
who dol-Ill:
lll thl
C.ipto.= 
for
UQ'!IF/G,
rnty
114't gat i:nJltOUICIIII
to -...1u  om1
te/ 011oot1.
nm {Qa cr.d
thlm sro.:t. an,t11p.a tl'rl Jl.t:« (l
o{nw::i 
d'e;J'i
loJ:u-t" sccu1cr.
hWI
tt:oll#
b,!h Q"'
$t-\l
n.nn."f
Wet?,
.We..
Ar.p-lunJ
or.1M dao
loped
m
Ujuf::nz.co.\'ed bed>;(
Th.'s
remis
to1hm (t:lm
!he 
r.cmc of
tiOdc
:ho:
ojten
Jll"t'ed. the
S:l." J 
.»ud.
A,Piunrb<Jrtud!llrt    
"'"
tN cofl!4rt 
of 4
CttllrrQtf
111l.:ted
to
ark"lt<i"'l, IX eM
u
ron1011 of
ty!!tl!ll.:!lt JOf In
tl:e  SIIC(IIt of
the  atr
(tnV..:Ite (Jeldl
111:N
:N t&#187;
1M •111 ptho <lb n&l'>t h:l!WU
'" t1:e
JYw In
j:fttetmt,
a'£i' "f
ba:b.:t 
CO <l CO"'p.:lllf
p.le
.xccmpo:ey
tl:e
our ome of
1M
n:f>d,js to Vlll<lf s.,..,.d:11r
R-Wc..Thlt H
knMn 1U ngojephu'l•
oet  m r.y heiC or.u  "t .x
On tlte
W<lf  ro
tnne tile OOr\  1!. rfwt
CC(ampar
ltll'
thl
S4w.d
of
Ar.or,'1clunr
tC'Gb.f to
omve •n the
cof11ny. A.rn•Jnfl'
1.the Yl <lze, l"c«lld 11,­
"ll'l"tdDJel '•
<lilt! t-""nlllJ
s/:ocws
Cl"'l
iiDI.tll<lmtlf maonanonr
(soe.\:11 da'leo
ert.:: L enc s.b.\br
po'r)-
Gambar
5.13
Gill Sans Ught Italic 8 pt
Untuk  teljemahan
bahasa
Inggris,  pada body text
digunakan
typeface 
Gill Sans
Italic
ukuran
7
pt karena
untuk
keterbacaannya
(readability)
cukup  baik
untuk
ukuran
kecil dan
italic.
Perbedaan
ukuran
dengan
teks
untuk
bahasa Indonesia
dimaksudkan
agar  terdapat 
perbedaan
yang 
mencolok
terhadap 
bahasa
Indonesia
dan
bahasa 
Inggris. 
Dikarenakan
buku 
ini 
menggunakan
bahasa
utama  adalah  bahasa 
Indonesia,
maka  bahasa  Indonesialah
yang  ditonjolkan
disini,
bahasa
Inggris
hanya
bahasa
pendukung.
  
Caption
lh.l'l::tr:. pembu1.1:1.n 
nmnh.
&;JdL'Jl
muse 
I));::!Nilll.
Gamb11r
Klri P.u:a rr>ini. ser.i
&. bng
bi:t.-a
d i'Qn !;:n
peo per!.:.r.Nir..:m, J,ibr·.ll\,
an.O:;.
;a. hn hri na:ona11     .
.
dn
.lI'Obu-an t,u"'l. PenblNn
f.,;r.e;i
:o."'pdunll ini eiperop uhi
cte11 pen.bWn 90l.l tlNm
uy,.;,h
mu
11di .::u1
a:w t'v
•:.111  p.1nen. kll
...i
pt:n 
di!ebllbl:u. olch
penins:Qt.:ln
f.Jrrbh pu.d..t:il;k.
left.
!'.'a.':l
fS, o(l ""i.\.'rg
owctf
J Mi:d
(1.'1 
11:1.fi:g paty,.:l.':t.lmc".':IM
u. mo::r.r.lnil' "'C Iln::l' e...,jer«
C.:y,a.-..:i.:n et:tma'nmi!.IJ!
C'te.."CS.
Tdu
"'l!   
af a'l,£t.\.'1tf'l
Ji,IIY.f.io:m t.!reue e .:t f.o: m
jiC>.Id pb:Q:Ib:: -"1 j:<:et.m l'rh'dl .::.l:u
ch:r.ee re t,...::e or tt:ree  r.w; a
)a
cr
a1
cffea
cf
ha."JU,
poJiu : ...,
t/tt
-.::."Cze-3:
Gambar
5.14
Caption  bisa  terletak 
eli  bawah   gambar  
atau   eli  samping  
gambar,
tergantung
kebutuhan. Caption
digunakan
dalam 
gambar 
yang 
memang
elibutuhkan   penjelasan.  
Caption  terdiri   dari  dua  bahasa, 
yaitu  
bahasa
Indonesia
dan 
lnggris.
Untuk  bahasa 
Indonesia
menggunakan
typeface
Gill
Sans 
Light,
sedangkan
untuk 
bahasa 
Inggrisnya
menggunakan
typeface
G'l/
Sans  Ught 
Italic.  Dikarenakan
ukurannya
yang 
sangat   kecil, 
maka 
dalam
caption terdapat
pengecualian
terhadap
ukuran  antara  bahasa  Indonesia
dan
  
Caption
bahasa  Inggris, keduanya
menggunakan
ukuran
8
pt.
Dalam 
hal
ini
ukuran
  
5.2.6
Halaman Daftar
lsi
-
daftar isi
b!hldup.lll J;)OI>dlj,w;>b.lrJ\  
15
.,.,..,.,,.....,)<><
doOdOoloJ<w 
54
b.ldtng
75
.>ngldung
ud 
95
buncll111
¥>9IJUn9JU liJ  13)
d.lft>op.l'IW<•   161
gbs.lrl  
161
Gambar 5.15
Halaman
daftar
isi
hanya diisi
teks
tanpa 
adanya
gambar
apapun.
Sengaja
tidak
digunakan
visual 
apapun
karena
ingin 
mengajak
pembaca
untuk 
rileks
sebelum
lanjut
ke
halaman
berikutnya.
Nuansanya
yang
kosong
pada
halaman
ini
mengandung
pesan,
jernihkan pikiran
agar 
pengetahuan
yang 
ada 
dalam
buku 
angklung
ini
dapat
terserap
dengan
baik 
Dalam
daftar
isi 
ini
bahasa
Indonesia
dan 
bahasa
Inggris
digunakan
berdampingan
atas-bawah
dengan
ukuran
font 
yang 
berbeda
jauh. 
Nomor
halaman
menggunakan
warna
yang
berbeda
agar 
pada 
halaman
ini
terdapat
variasi
sehingga
tampak
dinamis
dan
segar  (sedikit
pla.Y.fUI).
  
5.2.7
Halaman Kata  Pengantar
...
.-
,F.r-•....,...,-,_
,..,.. 
....................
...
k
-
ata  pengantar
................. _,••._ .................. s.-..............,.,
.....,..,.r.,...,..,.....
...
..,
,_
..
.
,
_
"
"
'P
.,.....
,....
......
-
'
"
,......
"
"
,
'"'"
.
,,
"''©.,,...,
.
...
..&copy;.,,...,
-
',
"
'l'
,
""V
_
..
.
-..
.......   -·,..;...."'""' -·
.............,..,_
.
"'"
....
'.
...
..
,
...
...,.,.  .,_,..,.,.,,
......
...........,.,.._
..©..
.•u• •-"..
_....,,...._
....."',.,.,."'
,._.,.....,,....,..........
-
......._..........
..
.....
,...,......,.........
,
..."
,.
'
._,
.
..... .........
..........
...
rp......,.,...... ...........
"
o.>..........,............... _
.  t  ...   --,.,...-.............. _"'"""'"...
f t  ...   &#45;&#45;,.,...&#45;.............. _&#34;'&#34;&#34;&#34;'&#34;...
.
 
...
,..."
..
,.
.
...
...
...
..
.
.,.
..
.,..
,!..oo ..,............P'........,,"·"''..."
,
-
·
....,.
-
... .
.......
·
.
-
.- ,
.............
.........
t
--
---... ..
.... 
·
_,,,
......
....
.......... 
"
.......
"
""'_
..........
""
.
..........
.
.
......_,f>-_
..
.....,....
......................
Gambar 5.16
r.,........,......
.
,
....,.,
.._.,.....,..
_
.
.....,.,..,_,_
,.,._
.....................................................
.._._
...
,_.......,..
Halaman kata 
pengantar
menggunakan
gambar
hitam 
putih 
untuk
mengantar
pembaca
untuk 
mengetahui
dahulu
sejarah
angklung.
Teks 
pada
kata 
pengantar
menggabungkan
tiga 
kolom
grid 
menjadi
satu 
dengan
teks
bahasa
Inggris
tepat 
dibawalmya
agar 
pembaca
membaca
secara
utuh 
kata
pengantar
tersebut
dan 
tidak 
terpecah-pecah
seperti
jika 
menggunakan
dua
kolom
grid
atau
empat kolom
grid
yang
terpecah.
Namun kendala dalam penggunaan
grid
menjadi satu  kolom adalah teks 
yang
telalu 
panjang untuk
dibaca. Oleh 
karena itu
pada
halaman kata 
pengantar
ini
  
5.2.7
Halaman Kata  Pengantar
teks
menggunakan
font size
11
pt.
  
5.2.8
Divider Page
kehidupan
agraris di
jawa barat
c......,...,' "''"" "',,._,..·-·-
<'>'<=< .,.
"'··"···•...... ..,_,.,'
,.... ..,_,.,'
._.._ .....,.,_- .
.,, ,_-."' .,..,.
.,_&#45;.&#34;' .,..,.
.....-,,.., ._....,,_,. r.          "'"""
.._....,,_,. r.          &#34;'&#34;&#34;&#34;
·=,.,..,,,..,,...,_...  =- """"·"""·"" "''"""'""-        &#38;#34;'&#38;#34;&#38;#34;&#38;#34;
...       &#38;#38;#34;'&#38;#38;#34;&#38;#38;#34;&#38;#38;#34;
::;: :;:;:: ::;::;:;,::;:: --= :::"",;;,:-..:,--;, :,=-
,,...,
,
"-"'"''''""><
Gambar  5.17
Divider  page
memberi  jeda  untuk
memulai  bab baru.
Pada
divider  page
terdiri  dari  gambar 
ukuran  besar  di
sebelah  kiri
dan
teks
headline 
dan  sub-
headline tentang bab
yang
akan
dibahas
selanjutnya
  
5.2.9
Divider Page Sub-Bab
,.,
,
'"''"''
.
.,.
angkiiJng
badud
;
..c..
,.•-
....1.
,.,r..<f'••••-....- ,.;
.
.
...
_
.;c,.
,    ,,.,,,..,,  ,,,
-
..
··
.
..,..
-
-
,
... .·
.
-.. .&#183;
.
..
"·-'
-
'
......
,._,
.
.
..o1c_,, o..,,.· •""'
;·o'"••
'r',- "'''"1'"" "'''" ''" '·' '""
:••    ,.,,,•••••• ¥ ...
.......  
..'""'
•r,_,:_,,
.,.,,.,_..,_,.,.,.,-..
....
,-.
.
.
.
,..
..,.
,
,
•...
.
_f""""''' '-'"'  ""
....
..,.,,_,_,,
-
"
-
A
·'
-
-
--
-
·•
-
O
""
o
......
--..-
........''
:.::...::::.;.;;:::::::::.::-::-.-::::.:.:::.:
Gambar 5.18
Pada  bah
Ragam
Angklung,
terdapat
empat
sub-bah.
Untuk
membedakan
divider page sub-bah
dengan
divider page bah,
penataannya seperti gambar
di
atas. 
Walaupun
berbeda
posisi
tapi 
antara
divider page bah dan
divider page
sub bah,
namun mereka
masih sintaktik.
  
   ._      -
5.2.10 
Typical Page
 
--
----
_
-
.... 
..
 
-_,.,.
,
.
...
.. ....   .... .. 
.....   .... .. 
.
....
...
_
,_,
"K.biosoon pel dang  adalah berpindalo r
mpa seh;nzgo
merektl
membtrtuhkan peralatan dengan bo/oan >"'"&
ringan
.-peru
bambu."
c
,_
-"
.
..,
"
"
,
""
..,
"
.....
.
f
i.
.
..
......,..,
_
-'"..--, :=;:;;;.:"'..:':".::.:::=:-
..
....
...
....
.
..
.
.
.....
..
.
.
......
....
_
..
...
--
...
·
....
-
-
...
....
,...
.
..,
.
W
---
......._.......
..--
......
,..
........
.......
,.,.
...
.
...,
...,
.
.........
..
-
_
.
,_
-.....
,
_
.
...,
.
....
-..
._
=
--
""
-
-
"
"
·
'•'
.
.
-
.
--- ...........
.
..
,
_
,...............,..,_
................,..,_
.
..
Mo
.
,
.......
.
......,
,,.
..........................,.,
_
..r
-
,..,......... 
-
-
-
..
...
_.,...t>"...
_,..,  .,._......,. 
_
_
.......
....,
.._,.
..
......,
.
....
..
,..,._._.
.............
_
,
-
_.,..
...
.
..
...
,
.
.
.,
..
.
......
.....
..........
-
,
.
..
.
.
..
,
...,...  
-.
,
..,..,
.
.
.
.
.
,...,
..r.
..,.,.
.
. .
,
,,_
...
.
.
....
.
.
.
..
..
.
.,
..
.
.,
..
.
.....
.
.._
..._,.,.._
.
,
.
.. 
,.
............._....
...
.....
.................................
........   
.....,_....
...
.
,
._
...
-
.
-
.....,._
-
_
...
.
,
...
_
_......,.
...........,......,..........
....
,
.
,
.._...,_.
.......
......-
 
_
...
_..,. 
..
..
:
....,
...........
.....
_,
--
-
-
-
---·
..... 
,......,,
..
--
-
---
·
·
""
-
--
-
-
-
-
-
...
---
..,.
­
...
,...
_
...
-
-·-··-·
_..,
-···-··-
..
-.._-._
-"
_
-
.
h
-
.
.
·
.....
.
u
..
-
.
..
....
·
-
Gambar  5.19
Ketika   bah 
pembahasan  dimulai,   pembaca  
disuguhkan 
teks 
dan 
gambar
sebagai
ilustrasi  isi teks.
  
5.2.10 
Typical Page
Halaman  berikutnya porsi
teks semakin  sedikit
dan porsi
gambar
lebih
banyak
agar   pembaca 
dan  
mensinkronisasi 
apa 
yang  
ada
eli  benaknya
setelah
membaca teks di halaman
awal
dengan
gambar.
  
'
'
_..
................
..,
...................
_
--,..
--·-·--
- -·
·&#45;&#183;
-
---
,_,..
...
·-
..,
,
..,..........
,.......
_
.
....,
......... _,_,
..,..._,..
..._..
.........
,
.
.
.
..
.
,
.
._
....
...
....
_..,
....
_
...,..............,.........
........ ...
......,..._
'1f:r  
.
>
'
-
./"'r-1 
,
;;;::=-
.
-
.
-
·
-
-
-
-
-
-
·-
-
·
­
-
·
.
-
.
-
·
-
-
-
·
-
-
·
Gambar 5.20
Pada 
halaman
akhir 
di  bab 
tersebut
penandanya
adalah
posisi 
body  text 
di
bagian tengah. Tidak
seperti posisi
body text di
halaman sebelumnya.
 
_
       .
-
,_,
-.
.....
,
..,
.
..,
.
_
..
_
.
,
....
..
.
.
.
,_
.
.
,.
_   
,._""""
...
-'"-'"
............
.....
.
,
._
.......
 
_
------...
_..,,.._ --...  
---­
._.
........
._..,....,
  
.=
..
===...
...
:
::.:::.""--
.
.
 
........ 
---
-·-----
........
_...
_
E:::.:...
..:...
-
  
-
......
-
-
..
-
.·-----·
._
-.-- 
-
,...............
.....
.
..
_
_
..
..
---·_.,.,.,.._
_"'
5.2.11   Special
Page
Gambar5.22
membuat
angklung
..........
,..._
.
...  
.......
,...
...._......._,.....,..,.....-..,.,_._
..
.......,
..,.
,.
_.
.._,...-..
.
.
.,...&#45;..
.,...&#38;#45;..
,_ .._-,..,..
-
...._&#45;,..,..
_
--·--·
,    
...  
...
.
. .
..
._ .. . ..
,...
.
..
-
-
a.
­
--
---·-·
-
-- 
_
_
_
.
-
.....
-
........
-
....
.
.
-
.....
_
·
..
-
..
,..
_
-
..,
.
.
.
-
.
.
..
..
,
­
..
_
-
......
-
..
-
.
--...........·-
-
...........
·
-
... 
-
.,.,.......,_
-
.
"""""
......
'
·
.
_
...
.
--·-·
.....-..
....
......................
.
..
.
...,_
.....
.......................
-
.
.
.
,
_
..
,
..
...
..
...
.
_
_
,_,_,,..,,
...
.. 
...
........,..,.......
.......
,..,
.
---....----
-....----
.......
-
....................
_,_ ........,..,.-•...,._.con
  
_  -
---­
.........
-
-
_
--
...
--·---
,.. 
-
-·---·
.......
...........
·----  
,......,.
_
-·-
,_.,
......
.....
_
--
...
-
.
-
..
_
-
..
-
.
_
-
......,....
-
·
-
.....
.......
_,....,_,..,
_tul.
-
.,...
--...................
..
.
-
.......
..
..
...    
,
.,
..
.,
_
......
............,_....
_
-
...
-·-·-- --..--··
-
:::..:!."::.=.-::=..---·-·
---
,
-
..
··--
..,
,
-
.......
-
-
=
..
_
::=
..
.
-
..
-
==:=::::::::::=:...
.
.
-
......
.
.
.....
_
.
.
..
.
-
.
...
-
,...
:;::;..
.
:
,
:::::
_
.
....
:
:--<
.
..
-"-.
..,_
-..-
_
=-= ::..-::-:=.:::
.
-
..
-...--..-
....&#45;&#45;..&#45;
-
-
·
--
-
....
...
.
-
...
:.::::-::;:-;:::::::::.=-::-
.....
---
---
..
-
........
_,. 
,.
Gambar
5.23
  
Terdapat   dua 
jenis 
special 
page 
dalam   buku 
ini.  Special  page
yang
pertama  berupa
blok warna
dan
gambar
foll-page  (gambar
5.22). 
Special
page
yang
seperti
ini
digunakan apabila
terdapat 
cerita
rakyat
atau
kepercayaan
mengenai 
upacara   panen   atau   yang   berkaitan 
dengan   angklung.   Contoh
special    page   
diatas    adalah    bercerita  
tentang    asal    usul  
Nyi    Pohaci
menyuburkan tanaman  padi.
Special 
page 
yang
kedua 
berupa  halaman
blok
warna 
tapi
tanpa
menggunakan 
gambar  
full   page   seperti  
special   page   yang  sebelumnya
(gambar
5.23). Special page tipe
ini
digunakan  apabila  ada
hal
khusus  yang
berkaitan  dengan  proses.  Misalnya 
seperti  gambar  di  atas 
merupakan cerita
tentang  pembuatan
angklung. Urut-urutannya
dijelaskan 
secara
runtut
mengilustrasikan
isi
teks. Jadi
special
page
dignnakan 
apabila
terdapat
hal-hal
khusus
yang menarik
untuk
disimak
atau
menarik
untuk
diketahui
sehingga
memerlukan
ruang 
khusus 
sehingga 
tidak 
memotong
fokus 
baca 
pembaca
pada
bagian
khusus
tersebut.  Halaman
ini
bisa
berulang  setiap
bab atau
tidak
tergantung
pada 
adanya 
hal 
yang 
menarik 
atau 
tidak 
di  bab 
yang
bersangkutan.
  
-·---h...·-
.
----
--·- -
5.2.12 
Galeri
Gambar5.24
-·-••• ,_...,_,...w... _....,..         ·
••,.._.. ...,
Gambar
5.25
  
Terdapat  dua
jenis
galeri,  yang
pertama  adalah  galeri  di
tengah  bahasan
dan
yang kedua
adalah
galeri
di
akhir bahasan.
Galeri
di
tengah
bahasan
tidak
selalu
ada
di
setiap
bah,
tergantung
pada
pembahasan
di bah tersebut.  Apabila
galeri  dibutuhkan
untuk 
menjelaskan
peristiwa
yang  sedang  dibahas, 
maka
galeri
itu pun ada.
Sedangkan
galeri di
akhir pembahasan
hanya
terdapat  pada
bah
Ragam
Angklung.
Hal
ini
dimaksudkan
agar
pembaca 
mendapat  kejutan.
Jika
dari 
awal 
sudah 
ada 
galeri 
maka 
tidak 
ada 
kejutan   lagi  karena  
inti
pembahasan dalam
buku ini ada pada
Ragam
Angklung.
Halaman 
galeri  memuat 
gambar
tanpa  body  text,  hanya  ada  caption untuk
menjelaskan
cerita  dalam
gambar.
Penceritaan
bisa
juga
digambarkan
dengan
penataan  gambar
secara  urutan  peristiwa  seperti  pada  gambar  kedua  di
atas
(gambar 5.25).
5.2.13 
Kartu
Pos
Kartu
pos
merupakan
item  pendukung
pada  buku  Angklung.
Kartu
pos
ini
memuat   foto-foto
yang   berkaitan   dengan 
upacara 
atau 
hiburan   rakyat
dimana 
angklung
terlibat  di
dalanmya. Kartu  pos ini
juga
dilengkapi  caption
di  bawah  gambar.  Fungsi  dari 
kartu 
pos
ini
untuk  berkorespondensi
dengan
rekan
kita, 
khususnya yang
berada
di
luar
negeri
sebagai
media
sosialisasi
kebudayaan daerah
yang
ada di Indonesia.
  
r
.
..
..
.
.
,.,.®.
.
.u,• ,,..,
""".-"""'"'     O!IV•:
._.-.q  "'
' ''"
<
-
f'"'..-
'"
"
"'"' •""
··'""''"'' ''""·
......·. "'·=
ht<l>' """'"....,..,_,"'"'"'""
"'"" ......,.,.
"
t•'-"'
'•l"".
.-.
•'<r  ''"
,n,o<o     O!IV&#149;:
.;'<<>
e'< ''""
""""·
·"'·'"'""''""' "'..""' ' "'"'' "' "'
'-"'0"""'''""
Gambar5.26
Tumpengan
Gambar5.27
Sisingaan
,._..._, "'" ><1"">"'""' ...,.,,_,..,'""',._,
'&#34;&#34;',._,
lo '·"-" """"'"""'"'
'""'
"'"'"'"" '''"n'"''"'" ""'"
""<
P-'"'"" ...,
·'\"
""''
Gambar 5.28
Pawing
Gambar 5.29
Tari
Topeng
  
0>---·  .•-..........--
- .&#149;&#45;..........&#45;&#45;
M&#38;#45;..........&#38;#45;&#38;#45;
,
..  ·.-·"'· --
.. 
--·-
-·····-·
·· -"
·&#45;&#34;
.
.
......-.......,·
..
..
p
......,&#183;
-
.
....
-
...
'"
.
-
'
'•<
.
,
.,
...
·L
....
'.
.
..
..
.
.
.."
,......
-
,..,,''"
loo
"
oO
"
oo
"
..... 
<
'"'"'..,.,..
·
--h
,
.....
,
•<
.
.....
,
.
.
.....".·.........,........"...
.,
t
..
-
·u•• -.. -, ...:. -'-
,&#45;.. &#45;, ...:. &#45;'&#45;
«
'
'
-
"'<...
"
"
..
.
...
'
.... , ••-·••.-,
, , &#149;&#149;&#45;&#183;&#149;&#149;.&#45;,
Gambar5.30
Pertunjukan Angklung
-· ·•   - •·•·  -...••..,-u, -,.., .,.,_._,".""'"'""'w<M'<Nt•
•.,
...........  
  - . 
, &#45; . 
>o
Gambar5.31
Bobodoran (Ngabodor)
.....-  -
. ..•.•........
...&#149;.&#149;........
.
..,,.
.
,
.
..
..-
,
...
.
..."
.
''"
.
''D
.
"<"
.
H
...
'
.,
·
"'""''-"'•'""'
Gambar 5.32
Upacara Khitanan
"
,.
"
,
_
-
...........,
-
·
·
-
-
···
,
.,,
"
'"
-.
'
'--
,'
-
-'-
··•·
"
0
-
•'•'""
-
-
-
'•".
'
..·.
"
-
•w
"
'
-'"
"
"
"""' '-'"
-
-
·
·
-
-•-''"""'•
·
·
"
Gambar 5.34
Gambar 5.33
Saung Angklung Udjo
......'•
,
.........
,.,,.,
....
_, 
,
.&#183;.&#45;&#183;&#34;'&#183; &#45;&#45; 
·- ·
··--·
-
......-...·· "-
""'-'•-•''''"'',..<"-•''""••.,..-.'-"'''""'r..--.
Gambar5.35
  
·.:.--:;:.:::::;.
;-:.:·:.::::::-;;-::..:
Gambar5.36
Ngadiukkeun
5.2.14 
Poster
.............    ''"'"
.     ''&#34;'&#34;
,''&#38;#34;'&#38;#34;
"-....
''
-.......
'...,.,
  
,,
'" -. 
...........
-
-
._ 
. . '"'"'""
rt    "······ ···"-"""" '"""'""'"""'"''"
---·""'
Gambar 5.37
Wayang Golek
Gambar5.38
  
Pertahankan seni
tradisional Indonesia.
Jangan sampai direbut
oleh bangsa lain!
Perkaya pengetahuanmu
tentang
Angklung,
alat musik
tradisional Jawa Barat.
Semua dibahas
lengkap dan akurat
dalam
bahasa Indonesia dan lnggriS (biflngual).
lni baru Indonesia ASU!
That's a BIG MISTAKE!
Angklung is a tradisional music instrument
from Wast Java, Indonesia.
To ensure, just read thiS book• and
you'll find the REAL FACT of Angklung.
· Wigu:lltlOOI<,
It's the REAL Indonesia!
Gambar 5.39
Poster
disini
berfungsi
sebagai
media
promosi
dan 
membangun
awareness
terhadap
keberadaan
buku 
ini. 
Konsep
dari 
poster
ini 
eli
luar 
konsep
buku 
Angklung.
Poster
ini 
konsepnya
persuasif
dan
provokatif, sehingga
diharapkan
dapat
merebut
perhatian
calon 
pembeli. Pesan 
disampaikan
melalui
teks 
dengan
copywriting
yang
menohok
(gambar
5.39, 
inset 
dari 
bodycopy
poster
pada 
gambar
5.38).
Selain
dalam
bahasa
Indonesia,
poster
juga 
ada 
yang 
berbahasa
lnggris
untuk 
target
pembeli
yang
berkewarganegaraan asing. Pada 
poster
kedua, disinggung tentang Malaysia karena saat
ini  
isu  
tersebut 
masih 
ada  
walaupun 
gaungnya 
tidak  
sekeras 
dahulu. 
Walaupun
demikian,
mereka
harus
diberi
fakta
yang 
sebenarnya
bahwa angklung adalah
dari
Jawa
Barat,
Indonesia. Hal 
ini 
didukung
oleh 
fakta-fakta
berkaitan
dengan
kesejarahan
yang
terdapat dalam buku  ini.