BAB
V
Kesimpulan
dan Saran
Secara
keseluruhan,
IOC merupakan
perusahaan
yang
berskala
besar
dan
pertumbuhannya 
terus
berlanjut.  
Pengetahuan
merupakan
aset
perusahaan
yang
besar
dan
harus
dipelihara
untuk
meningkatkan
kompetensi
SDM
yang
dapat
menghasilkan
profit
dan
memelihara
reputasi
baik
perusahaan.
Kebutuhan
perusahaan
akan
pengelolaan
pengetahuan
dan penyebaran
informasi
yang akurat
dan terpercaya
telah
memunculkan
inisiatif
dari Divisi
Human Resources
untuk
merancang
tools
pada
sistem
knowledge
management
yang
dapat
memfasilitasi 
pengelola an
standar 
prosedur 
dan 
kebijakan  operasional 
perusahaan  (SOP)
secara
online
yang
dinamakan
IOC
Online
SOP
(IOS).
Dengan tools IOS ini, SOP dapat
dik elola dan diakses dengan mudah oleh siapapun dan kapanpun dalam perusahaan.
5.1 Kesimpulan
Dari 
hasil 
analisa 
dan 
pembahasan 
pada 
bab 
bab 
sebelumnya 
dapat 
ditarik
kesimpulan berupa
hal
hal berikut
ini:
   Pengetahuan   yang 
dimiliki 
perusahaan   sudah 
sangat 
maju 
dan 
unggul 
dalam
industrinya
dan menjadi
modal
yang
kuat
untuk
tetap
bersaing
dengan
competitor.
Keunggulan
IOC
adalah
budaya
perusahaan
yang
kuat
untuk
menciptakan
semangat
kerja
yang
dinamis,
menciptakan
lingkungan
kerja
yang
aman
dan sehat
serta
membangun   hubungan   interpersonal  
yang 
harmonis   dengan 
dukungan   strategi
pelatihan
dan pengembangan
kompetensi
pekerja secara terus
menerus, sehingga
105
  
106
dapat 
menciptakan 
SDM 
yang 
berkualitas 
yang  memberikan 
kontribusi 
penting
dalam peningkatan
kinerja
dan image
perusahaan.
Infrastruktur
Teknologi
Informasi
dan
Komunikasi
yang
ada
di perusahaan
telah
mendukung  
untuk 
pengembangan  
sistem 
knowledge   management 
lebih  
lanjut.
Dengan
kondisi
saat
ini,
dimungkinkan
penambahan
tools  knowledge
management
yang
dapat
diimplementasikan
di dalam
perusahaan
untuk
mendukung
tujuan
strategisnya.
   Hasil
analisa terhadap
minat
dan perilaku
pekerja terhadap
pengelolaan
pengetahuan
menunjukkan 
hasil  positif 
yang 
mendukung 
usaha 
peningkatan 
pengetahuan 
dan
prestasi
kerja.
Sedangkan
dari
pihak
level
manajemen
divisi
HR
& Services
mengharapkan konsep
desain
tools yang user friendly
dan berkualitas
dengan
strategi
implementasi
kodifikasi
sebagai
cara untuk
memelihara
budaya
belajar
dan
membangun
SDM yang
berkualitas.
   Perancangan
tools
knowledge management
mengutamakan
strategi
kodifikasi
dengan
dukungan
strategi
personalisasi.
Hasil perancangan
difokuskan
untuk
diterapkan
di
divisi
HR
&
Services,  oleh
karenanya 
disesuaikan 
dengan
kebutuhan 
dan
permasalahan
yang
terjadi
di
divisi
tersebut
agar
implementasinya
tepat
sasaran
dan
efektif.
5.2 Saran
Setelah
melalui
beberapa
fase
proses
penulisan
dan
penelitian
dalam
pengembangan
sistem
knowledge
management
di
perusahaan,
maka
kami
penulis
memberikan
saran
kepada
IOC agar dapat:
  
107
   Menjadikan
“How
to
Write SOP” sebagai acuan
dalam
menulis
Standard
Operating
Procedure,
agar
semua
informasi
dan
pekerjaan
dari
masing-masing
pegawai
dapat
terisolasi
dalam
satu wadah
yang
mudah di akses melalui
portal.
   Memanfaatkan 
sumber  daya 
manusia  khususnya 
di  Departemen 
ICT  agar  dapat
terlibat
dalam
implementasi
sistem
knowledge
management
ini,
tanpa
menggunakan
jasa
konsultan
luar.
   Perlu
diadakan
suatu sistem penghargaan
baik berupa
materi
ataupun
non materi bagi
para pegawai
yang
aktif terlibat
dalam
memasukkan
semua
Standard
Operating
Procedure
atau
aktif
dalam
meng
upload
,
download
dan
memberikan
feedback
ke
sistem knowledge
management.
   Sistem
knowledge
management
akan
berhasil
jika
sepenuhnya
didukung
oleh
pihak
manajemen.
   Pengembangan
sistem
dan sosialisasi harus tetap terjadi secara berkesinambungan.