|
103
5.2. Hasil
Analisis
Data
Dan
Pembahasan
5.2.1. Analisa
Hasil
Peramalan
Seperti sudah dibahas sebelumnya, bahwa data permintaan Sriwijaya Air di
luar
dugaan tidak menunjukkan
pola musiman seperti layaknya data permintaan
perusahaan
penerbangan. Data
permintaan
tersebut
lebih
mengarah
kepada
pola
tren
yang
semakin
meningkat.
Keadaan
ini
sebenarnya
masih
dapat
dijelaskan
secara
logis.
Alasan
utamanya adalah
jenis
periode
yang
diambil
untuk
melakukan
peramalan.
Biasanya
data
permintaan
jasa
penerbangan
akan
meningkat
pada
hari
libur
nasional dan
akhir
minggu
yakni
mulai
hari
Jumat
sampai
Senin
karena
belakangan
ini
pemerintah
menetapkan
libur
tengah
minggu
dipindahkan
ke
hari
Senin atau
Jumat. Peningkatan pada akhir
minggu dan pada
hari
libur
nasional
itulah
yang
membentuk
pola
musiman
pada
data
permintaan. Akan
tetapi,
karena
data
permintaan
tersebut
dibagi
berdasarkan nama-nama hari
dari
hari
Senin
sampai
Minggu,
maka pola
musiman seperti
yang disebutkan
sebelumnya tidak akan terlihat.
Yang
terlihat
hanyalah
kecenderungan peningkatan
permintaan
bersamaan
dengan
peningkatan
popularitas
perusahaan
secara
perlahan-lahan. Pola
musiman
juga
mungkin terlihat apabila data
yang diperoleh cukup banyak, setidaknya mencapai satu
tahun
sehingga dapat
melihat
pola
musiman pada
liburan
panjang seperti
liburan
sekolahan, dan liburan hari raya seperti
Lebaran dan Natal serta Tahun Baru. Tapi
hal
ini
tidak
dimungkinkan karena
usia
perusahaan
yang
baru
saja
satu
tahun,
dan
beberapa rute bahkan baru dibuka kurang dari setengah tahun pada saat penelitian
ini
dilakukan. Jadi dengan beberapa kondisi tadi, cukup wajar bila terjadi pola tren pada
|