![]() 220
Pemasok
Bahan Baku
+Kode Pemasok : Char
+Nama
Pemasok : Char
+Alamat Pemasok
:
Char
+Telepon Pemasok : Char
+Fax Pemasok : Char
+Contact Person : Char
+Telpon Contact Person : Char
+Kode Bahan Baku : Char
+Nama Bahan Baku : Char
+Harga Bahan Baku : Decimal
+Kode Pemasok : Char
+Satuan : Char
+Lead Time : Decimal
+Biaya Pesan
:
Decimal
+Persentase
Biaya Simpan : Decimal
1..*
1..*
+diinput()
+disimpan ()
+diupdate()
+dihapus()
+diperiksa ()
+diinput()
+diupdate()
+disimpan()
+dihapus()
Gambar 5.70. Association antara Pemasok dengan Bahan Baku
Hubungan
itu sebaiknya ditiadakan dengan cara memecah class bahan
baku
menjadi
class
bahan
baku
header
dan
bahan
baku
detil
seperti
digambarkan berikut beserta dengan hubungannya pada Gambar 5.71.
berikut ini:
Pemasok
+Kode
Pemasok : Char
+Nama
Pemasok : Char
+Alamat Pemasok : Char
+Telepon Pemasok : Char
+Fax
Pemasok : Char
+Contact Person
:
Char
+Telpon Contact Person
:
Char
+diinput()
+disimpan ()
+diupdate()
+dihapus()
+diperiksa ()
1
1..*
Bahan Baku Header
+Kode
Bahan
Baku
:
Char
+Nama
Bahan
Baku : Char
+Satuan : Char
+diinput()
+diupdate()
+disimpan()
+dihapus()
1
Bahan Baku Detil
-Harga
Bahan
Baku : Decimal
-Kode
Pemasok : Char
-Lead
Time : Decimal
-Biaya
Pesan : Decimal
-Persentase Biaya
Simpan : Decimal
+diinput()
+diupdate()
+disimpan()
+dihapus()
Gambar 5.71. Class Pemasok, Bahan Baku Header, dan Bahan Baku Detil di
Revised
Classdiagram
|