Home Start Back Next End
  
8
1.5.2. Perkembangan Pengadaan Komponen Motor
Pada
saat
awal
terbentuknya perusahaan,
keseluruhan
komponen
masih
didatangkan
dari
Jepang
dalam bentuk
terurai
atau
CKD
(Completely
Knock
Down).
Baru mulai tahun 1974 seiring dengan ketentuan pemerintah untuk melakukan
program lokalisasi
komponen,
secara
bertahap
komponen
mulai
dibuat
di
dalam
negeri. Jumlah produksi mengalami peningkatan secara bertahap, mulai dari total
produksi yang sekitar 1500 unit selama tahun 1971, meningkat menjadi 30 ribu unit
pada
tahun
berikutnya,
sampai
30
tahun
kemudian
(tahun 2002) dimana produksi
mampu mencapai 150 ribu unit perbulan.
Begitu pula dengan jenis komponen yang diproduksi secara lokal, dimana
kandungannya selalu meningkat dari tahun ke tahun, saat ini kandungan lokal untuk
tipe bebek sudah mencapai 92%. Ini
berarti hanya tinggal 8 % komponen lagi yang
perlu
diimpor
dari
luar,
dimana
jumlah
inipun hanya yang berkaitan dengan bagian
engine (mesin)
saja. Diluar
itu
seluruhnya sudah diproduksi di dalam negeri.
Jumlah
akumulasi produksi PT Astra Honda Motor saat ini mencapai lebih dari 20 juta unit
sejak didirikan pada tahun 1971 (jumlah akumulasi produksi 20 juta unit dicapai pada
bulan Mei 2007).
Dengan pangsa pasar
lebih dari 50% PT Astra Honda Motor tetap berupaya selalu
konsisten menghasilkan produk-produk berkualitas dan terjangkau oleh konsumen
sepeda motor di Indonesia.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter