|
2
yang sama. Untuk dapat mempercepat proses kegiatandan dalam mengurangi biaya
pelatihan, perlu adanya sistem yang membantu meningkatkan komunikasi antar staff
museum dan organisasi juga perlu memiliki wadah knowledge sharing.
Kerugian ini berhubungan dengan hilangnya aset pengetahuan yang dimiliki
karyawan tersebut. Dampaknya adalah sulit mendapatkan informasi atau pengetahuan
yang dibutuhkan karyawan sehari-hari, sehingga menghambat proses kerja organisasi
museum. Maka solusi untuk masalah ini adalah pembangunan dan penerapan KMsesuai
dengan kebutuhan organisasi museum.
KM merupakan suatu cara mengindentifikasi, memilih, mengatur,
menyebarkan, dan memindah informasi serta keahlian penting guna mengembangkan
potensi sumber daya manusia dalam organisasi. Kunci utama pelaku knowledge sharing
adalah manusia. Keuntungan orang yang berbagi knowledge
adalah mampu
meresponkesempatan secara cepat, inovatif sehingga dapat mencapai sukses bisnis
dengan cepat dan biaya murah. Selain itu jika organisasi
memiliki masalah, maka dapat
cepat terselesaikan dengan adanya sharing knowledge antar karyawan untuk menemukan
solusi yang tepat.
1.2
Ruang Lingkup
Ruang lingkup dalam penelitian ini adalah:
Perancangan Knowledge Management pada Museum Tekstil Jakarta.
Perancangan aplikasi Knowledge Managament
ini mendukung proses
pendokumentasian dan pendistribusian Knowledge. Dalam membangun
knowledge sharing
antar karyawannya, serta sebagai media dalam mengelola
knowledge.
|