![]() 4
Sedangkan untuk pakaian pramugara, pakaiannya berbentuk setelan formal
pria biasa yang terdiri dari kemeja, celana panjang, jas dan dasi. Sebagai pembeda
dengan setelan formal pria biasanya, dasi yang dikenakan oleh pramugara
mempunyai motif dan warna yang berbeda dari pada dasi pada umumnya.
Gambar 1.1.
Foto para awak kabin PT Garuda Indonesia, Tbk
Sumber : Dokumentasi Pribadi, 2015
Desain pakaian para awak kabin PT Garuda Indonesia, Tbk berguna sebagai
salah satu bentuk pesan komunikasi nonverbal untuk menarik perhatian masyarakat
yang melihat mereka dimana pun mereka berada.
Menurut Dasrun Hidayat (2012)
komunikasi nonverbal adalah penyampaian pesan tanpa kata-kata dan menggunakan
pesan-pesan nonverbal. Ketika individu mengirimkan pesan nonverbal, maka
sebenarnya individu tersebut
sedang mengirimkan makna dari pesan nonverbal
tersebut.
Sehingga ketika seseorang melihat pakaian tersebut orang akan langsung
dapat mengenali dan memaknai bahwa pakaian tersebut (pesan)
merupakan pakaian
awak kabin PT Garuda Indonesia, Tbk.
Bentuk komunikasi nonverbal maskapai tersebut kemudian di ekspresikan
melalui desain pakaian yang mencerminkan identitas dan ciri khas merk maskapai.
Desain pakaian para awak kabin perlu diperhatikan karena dengan lebih memahami
fungsi bentuknya
kita akan lebih memahami bagaimana bentuk dapat
menghubungkan kita ke orang lain dan ke dunia (Safanayong, 2006).
|